GridOto.com - Siapapun merasakan, 2025 merupakan tahun yang berat. Banyak produsen otomotif mengernyitkan dahi menyikapi situasi. Meski ada juga yang tersenyum karena masih bisa meraih pangsa pasar.
Kondisi serupa dihadapi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Tekanan bukan hanya karena tekanan daya beli. Tapi juga gengsi. Masak iya launching aneka model baru enggak bisa menggerakkan penjualan.
Syukurnya senyum Yamaha masih bisa terkembang di tahun yang menantang. Tembakan produk baru, aktivasi dalam berbagai event dan yang tak diduga yakni omset penjualan sparepart. Yang jika diakumulasi dengan penjualan motor, membuat senyum Yamaha semakin melebar.
Soal produk, ada kondisi menyenangkan. Dalam sebuah kesempatan di sela-sela Editors on Wheel di Semarang, Jawa Tengah pertengahan November 2025 lalu, Rifki Maulana, manajer Public Relations, YRA & Community Yamaha Indonesia juga cuma tersenyum ketika dicolek soal penjualan.
Beda dari industri roda empat, kalangan roda dua tutup betul buku penjualan ke hadapan publik. Meski demikian Rifki tak menampik porsi jualan MAXi Series yakni XMAX, NMAX, Aerox dan LEXi lebih dari 30 persen.
Artinya, motor-motor berbodi besar Yamaha disukai konsumen Tanah Air, sampai-sampai memberi persentese signifikan.
Belum lagi sodoran produk dari keluarga Classy, yakni Grand Filano dan Fazzio yang kerap dibikinkan event khusus. Berhasil menarik hati konsumen dari kalangan muda yang ingin punya identitas dan gaya instan tanpa perlu banyak ubahan.
Meski demikian bukan berarti mereka enggak punya pe-er. Di kelas 125 cc, produk-produk Yamaha masih perlu di-push lebih keras. Bukan tidak bagus tapi karena belum punya identitas yang jelas seperti dua kategori lainnya.
Buktinya, Fino yang berdesain klasik enggak dimasukkan ke keluarga Classy di situs resmi Yamaha. Sementara pasukan 125 ini bebannya enggak ringan. Yakni melawan market leader dari kubu PT Astra Honda Motor. Gaspol Yamaha Indonesia. (Iday)
Baca Juga: Gaspol Gelar Event di 2025, Yamaha Sukses Jadikan Maxi dan Classy Sebagai Ikon Gaya Hidup
Banjir Event
Sepanjang tahun 2025, pabrikan berlogo garpu tala ini sukses membanjiri warna otomotif khususnya roda dua di Indonesia dengan serangkaian acara besar, yang tidak hanya memperkuat posisi produknya di pasar, tetapi juga mempererat ikatan emosional dengan para penggunanya.
Rifki mengungkapkan bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang sangat dinamis bagi Yamaha. Beberapa agenda besar menjadi sorotan utama, terutama di kategori skutik unggulan mereka.
“Di kategori MAXi, kami sukses menjalankan rangkaian MAXi Day yang tahun lalu terasa spesial karena bertepatan dengan MAXi 1st Decade. Puncaknya ada di Yamaha Revs Festival. Sementara untuk kategori Classy, kami memiliki wadah kreativitas seperti Fazzio Youth Festival dan Fazzio Modifest yang mendapat antusiasme luar biasa dari anak muda,” ujar Rifki kepada OTOMOTIF (3/1/2026).
Enggak hanya itu, Yamaha juga bikin event yang seru dan melibatkan penggunana lewat acara Gathering Team Aerox (GTA), Yamaha Synergy Ride, XSR Riders Union, Mionride The Hype.
Melalui berbagai kegiatan komunitas dan kontes modifikasi, Yamaha ingin memposisikan setiap unit motornya sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas sang pemilik.
“Kami ingin konsumen merasa lebih dekat. Yamaha hadir bukan hanya sebagai alat transportasi untuk berpindah tempat, tapi juga penunjang status sosial dan ekspresi diri. Jika seri MAXi menawarkan kebanggaan kepemilikan (proud ownership), maka seri Classy ibarat kanvas kosong yang memungkinkan penggunanya berkreasi secara unik,” tambahnya.
Bagi pencinta balap motor sendiri, Yamaha juga menggelar dua hajatan besar! Seperti Yamaha Enduro Challenge, Yamaha Sunday Race dan Yamaha Cup Race yang di seri penutupnya bikin Yamaha tersenyum bahagia.
“Alhamdulillah di seri penutup Yamaha Cup Race ini kita pecah rekor dengan peserta terbanyak, mengalahkan seri-seri sebelumnya,” bangga Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT YIMM di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. (Panji)
Baca Juga: MAXI dan Classy Series Jadi Andalan Yamaha Arungi Pasar Motor Indonesia
Maxi dan Classy Jadi Tulang Punggung
Di tengah persaingan pasar motor baru yang semakin ketat, Yamaha Indonesia kini bertumpu pada dua kategori produk yakni MAXi Series dan Classy.
Buat yang belum tahu, MAXi Series terdiri dari empat model yakni Yamaha XMAX, NMAX, Aerox, dan LEXi. Produk tersebut terbukti mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat Indonesia.
Sejak pertama kali diperkenalkan, lini skutik ini tidak hanya sukses membangun citra baru Yamaha di segmen skutik menengah hingga premium, tetapi juga berkembang menjadi kontributor terbesar terhadap total penjualan Yamaha di Tanah Air.
Penerimaan pasar yang kuat itu diakui langsung oleh manajemen Yamaha Indonesia. “Kalau ditanya main volume sekarang apa, itu MAXi,” ujar Rifki saat ditemui beberapa waktu lalu di ajang Yamaha Rev Festival 2025.
Dari keseluruhan lini MAXi Series, NMAX masih menjadi model dengan penjualan paling dominan. Skutik bermesin 155 cc ini dinilai berhasil menjawab kebutuhan konsumen Indonesia akan kendaraan yang nyaman, bertenaga, sekaligus sarat teknologi.
“Betul, NMAX paling banyak,” tambah Rifki singkat.
Berikutnya disusul Aerox Alpha yang dikenal dengan karakter sporty dan menyasar konsumen muda, kemudian LEXi LX 155 yang hadir sebagai opsi MAXi Series dengan dimensi lebih ramping, dan untuk konsumen yang mengincar kenyamanan dan performa lebih tinggi, ada XMAX yang menjadi flagship di keluarga MAXi.
Selain MAXi Series, Yamaha Indonesia juga mengandalkan Classy Series sebagai kontributor penjualan terbesar berikutnya. Segmen ini diisi oleh Yamaha Fazzio dan Grand Filano, yang menyasar konsumen perkotaan dengan gaya hidup modern.
“Setelah MAXi Series ada produk Classy, dan mohon maaf untuk besaran saya tidak diperkenankan untuk memberikan angka baik jumlah maupun persentase,” jelas Rifki.
Fazzio merupakan skutik yang menonjolkan desain retro-modern, dengan teknologi hybrid yang membantu efisiensi bahan bakar, disertai fitur smart key, start-stop system, serta konektivitas Y-Connect.
Sementara Yamaha Grand Filano hadir dengan pendekatan lebih elegan yang dilengkapi fitur panel instrumen TFT, smart key, bagasi luas, serta konektivitas Y-Connect yang mendukung kebutuhan mobilitas harian. (Naufal)
Pemasukan dari Sparepart dan Aftersales Meroket!
Di tahun 2025, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggenjot hadirnya komponen aftersales untuk konsumen di Indonesia, mulai dari oli resmi, aksesori genuine, hingga apparel kolaborasi.
“Aftersales berperan penting terhadap Yamaha, bukan hanya karena kinerja bisnis tapi juga membuktikan mutualisme yang positif antara Yamaha dengan konsumen,” ujar Rifki.
Menurut Rifki, fokus Yamaha di sektor aftersales tidak hanya soal penjualan, tetapi juga menjaga kepuasan konsumen melalui pelayanan, ketersediaan suku cadang, hingga waktu tunggu yang singkat, termasuk untuk komponen slow moving.
“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik, ketersediaan suku cadang, bahkan waktu tunggu singkat untuk slow moving parts yang sedang tidak tersedia. Sehingga konsumen merasa puas dan kendaraan yang dipakai juga dalam kondisi terawat untuk pemakaian jangka panjang,” jelasnya.
Baca Juga: Aftersales Yamaha Tumbuh, Sparepart Fast Moving Masih Jadi Tulang Punggung
Sepanjang 2025, Yamaha memang terbilang agresif memperluas portofolio produk aftersales. Dimulai dari peluncuran oli full synthetic premium Yamalube 'TURBO' Matic pada Januari, disusul Yamalube Power XP Matic di pertengahan tahun.
Hingga berbagai apparel dan aksesori lifestyle yang diperkenalkan di IMHAX 2025. Beberapa di antaranya apparel hasil kolaborasi dengan brand lokal seperti jaket performance dari Prostreet, riding jacket Rabbit & Wheels, hingga hoodie dan jacket MAX Prostreet Mark II.
Selain itu, Yamaha juga menghadirkan beragam aksesori resmi seperti Performance Damper untuk XMAX, NMAX, dan Aerox.
Perluasan lini produk tersebut dinilai langsung memperluas segmen dan target bisnis Yamaha di sektor sparepart.
“Dengan hadirnya lini baru produk-produk tersebut memperluas segmen dan target bisnis Yamaha,” kata Rifki.
Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT YIMM dalam acara Yamaha Rev Festival akhir tahun lalu kasih bocoran. Wahyu menyebut kalau penjualan sparepart Yamaha tahun ini mengalami lonjakan tinggi.
“Rasio kepemilikan motor di Indonesia terus tumbuh. Hampir setiap rumah di Indonesia pasti memiliki motor. Ini yang membuat permintaan akan sparepart untuk perawatan juga terus mengalami kenaikan setiap tahunnya,” buka Wahyu.
“Tahun ini (2025) pertumbuhan penjualan sparepart Yamaha di Indonesia sangat tinggi. Bahkan, data yang saya terima, pendapatan dari penjualan sparepart Yamaha di Indonesia saja, sudah lebih besar dari seluruh pendapatan Yamaha Thailand,” yakinnya.
Di sisi lain, Yamaha juga jeli melihat peluang dari karakter konsumennya yang doyan modifikasi.
Selain menghadirkan beragam apparel hasil kolaborasi dengan brand ternama Indonesia, Yamaha juga terus aktif menghadirkan produk variasi dan performance part genuine untuk produk-produk laris seperti MAXi Series.
“Peminat produk variasi dan performance part genuine ini cukup tinggi. Kami menawarkan produk variasi dengan standar kualitas pabrikan, dan harganya masuk akal. Seperti jok Yamaha XMAX Eropa, sejak pertama kami hadirkan hingga sekarang, peminatnya tidak pernah turun,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Sales & Marketing Part Operation Division PT YIMM saat OTOMOTIF temui di rangkaian acara MAXi Day Bandung beberapa saat lalu.
Dengan berbagai langkah strategis tadi, tidak heran kalau pemasukan besar Yamaha Indonesia bisa datang dari aftersales. (Nurul, Wisnu)
Artikel ini telah tayang di Tabloid OTOMOTIF Edisi 35-XXXV 8 Januari 2026
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR