Dari sisi visual, Porter 125 menggunakan lampu utama bundar dengan teknologi LED dan DRL.
Suspensi depannya juga sudah menggunakan model panjang layaknya motor sport, lengkap dengan pelindung karet agar as shock terhindar dari debu dan lumpur.
Untuk mendukung kebutuhan membawa barang, WMoto Porter 125 mengadopsi konsep jok split, di mana area belakangnya disiapkan sebagai tatakan barang.
Terdapat juga braket besi di bagian rangka tengah sebagai rak ekstra.
Sektor kaki-kakinya pun sudah siap tempur dengan pelek jari-jari 17 inci yang dibalut ban kembangan kasar berukuran 80/90.
Dari segi fitur elektronik, motor ini sudah cukup canggih karena menyuguhkan panel instrumen full digital, lubang pengisian daya USB, lampu hazard, hingga fitur cut-off engine .
Dapur pacu WMoto Porter 125 mengandalkan mesin SOHC berkapasitas murni 119,9 cc dengan pendingin udara dan transmisi empat percepatan.
Mesin ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 8,7 dk pada 7.500 rpm serta torsi maksimal 9 Nm pada 5.500 rpm.
Satu-satunya perbedaan spesifikasi teknis yang cukup mencolok adalah penggunaan rem tromol pada roda belakang Porter 125.
Ini berbeda dengan Honda CT125 yang sudah menggunakan sistem cakram di kedua rodanya.
Namun, kekurangan tersebut terasa sangat bisa dimaklumi mengingat perbedaan harganya yang luar biasa besar.
Berdasarkan harga resmi dari Mforce Indonesia pada Februari 2026 ini, WMoto Porter 125 dibanderol hanya Rp 23.500.000 OTR Jabodetabek.
Jika dibandingkan dengan Honda CT125, terdapat selisih harga hingga Rp 59 jutaan, yang berarti harga Porter 125 bahkan tidak sampai sepertiga dari harga pesaingnya tersebut.
Jadi gimana menurut kamu, WMoto Porter 125 ini worth tu buy atau enggak nih?
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR