Cairan kimia pada radiator flush bisa memicu kebocoran, terutama jika saluran radiator sudah mengalami korosi.
Karena itu, sebelum memutuskan menggunakan radiator flush, pemilik mobil sebaiknya mengecek kondisi radiator terlebih dahulu.
Pemeriksaan bisa dilakukan dengan melihat bagian kepala dan tutup radiator.
Jika ditemukan tanda-tanda karat pada bagian tersebut, sebaiknya batalkan penggunaan radiator flush.
Pasalnya, kandungan kimianya tergolong cukup kuat dan dikhawatirkan bukan hanya membersihkan endapan, tetapi juga mengikis dinding radiator yang sudah menipis akibat korosi.
Kalau sampai bocor, tentu malah menambah masalah dan biaya perbaikan.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR