Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tetangga Indonesia Bikin Iri, Pemilik Mobil Tua Diberi Rp 8,5 Juta Jika Ingin Ganti Baru

Irsyaad W - Senin, 9 Februari 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi lalu lintas mobil dan motor di negara Malaysia
Varia.id
Ilustrasi lalu lintas mobil dan motor di negara Malaysia

GridOto.com - Kebijakan negara tetangga Indonesia bikin iri.

Karena pemilik mobil tua di sana akan diberi insentif Rp 8,5 juta jika ingin ganti mobil baru.

Program bernama Matching Grant (hibah pendamping) itu diluncurkan pada 27 Januari 2026.

Yakni kebijakan memberikan insentif hingga 2.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 8,5 juta) bagi pemilik mobil tua berusia lebih dari 20 tahun yang ingin mengganti mobil model baru.

Anggaran dana dalam program ini sebesar 10 juta ringgit Malaysia (sekitar 42,6 miliar) dan diperkirakan akan memberikan manfaat kepada 5.000 pemilik kendaraan.

Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, menyampaikan program ini berlaku untuk pemilik mobil produk lokal Proton atau Perodua.

"Dalam program ini, setiap penerima yang memenuhi syarat akan menerima matching grant hingga 2.000 ringgit, yang akan dipadankan oleh produsen kendaraan lokal yang berpartisipasi," terang dia dikutip dari MalayMail, (27/2/26).

Baca Juga: Kita Diketawain Tetangga, Segini Banyak Selisih Pajak Kendaraan di Malaysia dan Indonesia

"Hal ini akan meningkatkan total insentif yang diterima masyarakat serta mengurangi keseluruhan biaya pembelian kendaraan baru," sambungnya.

Loke mengatakan, pemilik mobil juga akan memperoleh insentif dari pihak produsen sebesar 2.000 ringgit malaysia, sehingga harga mobil semakin lebih murah.

Insentif dari produsen tersebut berlaku untuk seluruh model Proton kecuali Proton Saga terbaru dan Proton e.MAS 5.

Dengan begitu, kedua model mobil yang dikecualikan tersebut hanya akan menerima total insentif sebesar 2.000 ringgit Malaysia.

Loke menuturkan, program ini insentif pembelian mobil baru ini mempunyai dua tujuan utama.

Pertama, mengurangi jumlah kendaraan tua dan tidak aktif di jalan guna mengurangi kemacetan.

Kedua, meningkatkan keselamatan lalu lintas, mengingat mobil-mobil tua umumnya tidak dilengkapi fitur keselamatan modern.

Baca Juga: Bikin Iri, Ini Sebab Pajak Toyota Avanza di Malaysia dan Thailand Cuma Rp 150 Sampai 500 Ribu

"Seiring terus bertambahnya jumlah kendaraan, tantangan kita adalah memastikan bahwa setiap kali kendaraan baru masuk ke dalam sistem, kendaraan lama dikeluarkan dari jalan," papar Loke.

Dia mencatat, rekor penjualan kendaraan baru tahun lalu (2025) mencapai 820.000 unit.

Menurut dia, inisiatif ini terutama ditujukan untuk membantu pemilik mobil yang telah lama tidak digunakan atau memiliki nilai jual yang rendah.

"Jika ada yang merasa mobilnya masih memiliki nilai lebih di pasar mobil bekas, itu tidak masalah, namun sasaran kami adalah membantu pemilik mobil yang sudah lama terparkir dan tidak digunakan," ucap loke dikutip dari Kompas.com.

Kebutuhan akan program semacam ini ditegaskan oleh data JPJ yang menunjukkan bahwa hingga Desember 2025, Malaysia memiliki hampir 19,7 juta mobil terdaftar.

Lebih dari empat juta mobil di antaranya tercatat memiliki pajak jalan tidak aktif selama tiga tahun atau lebih.

Untuk menjamin transparansi, kendaraan yang diserahkan harus dinonaktifkan melalui sistem daring e-DeREG milik Departemen Transportasi Jalan (JPJ).

Baca Juga: Semua Baru Sadar, Ternyata Pajak Kendaraan di Indonesia Paling Mahal Sedunia

Hal itu memungkinkan pemilik mobil untuk membatalkan registrasi kendaraan secara digital tanpa harus mengunjungi loket.

"Digitalisasi ini membuat proses menjadi lebih cepat, lebih transparan, lebih aman, serta lebih ramah pengguna, sekaligus mengurangi birokrasi dan waktu tunggu," tutur Loke, dilansir dari Free Malaysia Today, (27/2/26).

Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian akan dimusnahkan di fasilitas pengolahan otomotif resmi berlisensi (Authorised Automotive Treatment Facilities/AATF)

Hal tersebut berguna untuk memastikan proses pembongkaran dilakukan secara legal, profesional, dan sesuai dengan standar lingkungan.

Dengan begitu, pemerintah Malaysia juga bisa mencegah kendaraan lama atau tua kembali beredar di jalan secara ilegal.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa