Struktur ini memungkinkan bobot kendaraan lebih ringan, aerodinamis, serta meningkatkan kekakuan bodi.
Rancangannya juga diklaim mampu menekan kebisingan kabin melalui peredaman yang lebih optimal.
Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa lewat integrated display yang menggabungkan layar meter 10,25 inci dan layar sentuh 10,1 inci di bagian tengah.
Sistem audio Infinity dengan subwoofer turut memperkuat kesan mewah, sementara ambient light dengan beragam pilihan warna menambah kenyamanan visual selama perjalanan.
Dari sisi performa, Suzuki eVitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh.
Energi tersebut disalurkan ke roda depan melalui motor listrik bertenaga 128 kW dengan torsi 193 Nm, yang terintegrasi dalam sistem eAxle.
“Energi dari baterai eVitara secara efisien disalurkan ke roda depan melalui motor listrik bertenaga 128 kW dan torsi 193 Nm. Pengendara akan merasakan keseimbangan antara performa yang responsif dengan efisiensi konsumsi daya,” jelas Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director SIS.
Untuk pengisian daya, eVitara mendukung fast charging DC yang mampu mengisi baterai dari 15 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit.
Selain itu, tersedia pula beberapa mode berkendara dan pengaturan deselerasi guna menyesuaikan karakter mobil dengan kebutuhan pengemudi.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama.
Suzuki membenamkan Suzuki Safety Support yang mencakup berbagai fitur bantuan pengemudi seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, hingga Rear Cross Traffic Alert.
Seluruh varian eVitara juga sudah dilengkapi 7 airbag sebagai standar.
Suzuki memastikan eVitara sudah bisa dipesan dan mulai didistribusikan ke konsumen pada Februari 2026.
Untuk pasar Indonesia, SUV listrik ini ditawarkan dengan dua pilihan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta, yakni Rp 755 juta untuk varian single-tone dan Rp 758 juta untuk varian two-tone.
Guna memberikan rasa aman bagi konsumen, Suzuki turut menyiapkan paket purnajual berupa gratis suku cadang dan jasa perawatan berkala hingga 50.000 km atau 30 bulan, garansi baterai lithium selama 8 tahun atau 160.000 km, serta garansi kendaraan dan electric supply unit selama 5 tahun atau 100.000 km.
“Kehadiran eVitara adalah dedikasi kami dalam merancang BEV global yang utuh demi mendukung era net zero emission. Kami membangunnya dengan presisi tinggi untuk menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” tutup Minoru Amano.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR