GridOto.com - Pada sistem pendingin mesin mobil menggunakan cairan atau radiator, terdapat komponen bernama tutup radiator.
Tutup radiator ini enggak hanya sebagai penutup sistem pendingin saja, namun lebih dari itu.
Panas radiator coolant menghasilkan tekanan tinggi, nah tutup radiator ini memiliki peran penting disini.
Oleh karena itu, tutup radiator harus diperhatikan dengan baik agar tetap bekerja dengan sebagaimana mestinya.
Karena umur pakai dan perawatan radiator coolant yang tidak teratur diganti, membuat komponen ini berisiko rusak.
Baca Juga: Banyak yang Lupa, Ini Manfaat Ganti Radiator Coolant Berkala
"Pemilik mobil jarang yang tahu kalau tutup radiator ini mulai rusak atau belum," buka Kuntartor Rahmat pemilik bengkel Geobuk Tune-Up di Jakarta Timur.
"Harus dilihat secara langsung, biasanya karet-karet di bagian tutup radiator ini mulai melar," terangnya.
Karet-karet yang mulai melar ini bisa membuat kebocoran halus saat mesin mobil dalam keadaan panas.
Sedangkan kalau tutup radiator model baru biasanya muncul karat di bagian dalam, ini juga menjadi pertanda kalau tutup radiator perlu diganti baru.
Komponen ini juga secara harga enggak terlalu mahal, hanya berkisar puluhan ribu rupiah saja.
Baca Juga: Jangan Sampai Radiator Mobil Bocor Halus, Ini Dampak dan Tandanya
"Kalau ditanya umur pakai sih enggak ada patokan ya, semua tergatung perawatan sistem pendingin juga sih," jelas Kun panggilan akrabnya.
Jika dilakukan penggatian, pastikan spesifikasi tekanan dari tutup radiator ini harus sesuai.
Jika tidak, sistem pendingin mesin mobil tidak akan bekerja dengan sempurna.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR