Data kepolisian mencatat, terdapat 32 penumpang dan tiga kru bus saat kejadian. Seluruhnya dipastikan selamat tanpa mengalami luka.
Tak berselang lama setelah proses evakuasi rampung, kobaran api semakin membesar hingga membakar seluruh badan bus.
"Tak lama setelah proses evakuasi selesai, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh badan bus," ucapnya.
Untuk menangani kebakaran tersebut, aparat kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Baca Juga: Bus Milik Haji Haryanto Bak Api Unggun di Temanggung, Sopir Truk Misterius Jadi Pahlawan
Pasca kejadian, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan unit derek guna mengevakuasi bangkai bus agar arus lalu lintas kembali normal.
"Peristiwa ini, menjadi perhatian serius jajaran kepolisian dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi umum," tutur Rendy.
"Kami akan mengintensifkan kegiatan ramp check, terhadap bus penumpang, terutama selama berlangsungnya Operasi Keselamatan Candi." sambungnya.
Menurut Rendy, pemeriksaan tidak hanya pada kelengkapan administrasi, tetapi juga kondisi teknis kendaraan seperti fungsi rem, lampu, kondisi ban, sabuk pengaman, serta kelengkapan darurat seperti pintu darurat dan alat pemadam api ringan.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR