Baris kedua dilengkapi dengan fitur sliding yang fleksibel, memberikan ruang kaki hingga 15 jari.
Bahkan untuk baris ketiga, penumpang dewasa masih bisa duduk dengan nyaman dengan sisa ruang kaki sekitar 4-5 jari.
Tak hanya itu, bagasinya pun cukup fungsional dengan kompartemen rahasia di bawah lantai serta jok yang bisa dilipat rata lantai untuk membawa barang bawaan besar.
3. Efisiensi Bahan Bakar yang Luar Biasa
Berkat mesin K15B yang sudah dikenal "berbakat irit" dan bantuan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), konsumsi BBM mobil ini sangat memuaskan.
Dalam pengujian di rute dalam kota, seperti yang pernah GridOto test, XL7 mampu mencatatkan angka 15,3 km/liter.
Sementara di rute tol dengan kecepatan konstan, angkanya mencapai 18,5 km/liter.
Fitur Auto Start-Stop bekerja efektif mematikan mesin saat berhenti di kemacetan, sehingga menghemat suplai BBM secara signifikan.
4. Transmisi Otomatis Konvensional yang "Tahan Banting"
Di saat banyak rival beralih ke CVT, Suzuki tetap setia dengan transmisi otomatis hidraulis 4-percepatan.
Bagi pengemudi, ini memberikan sensasi berkendara yang lebih linier dan "real" dengan raungan mesin yang seirama dengan kecepatan.
Selain itu, transmisi berbasis gear ini dipercaya memiliki durabilitas yang lebih baik untuk memanggul beban berat dibandingkan sistem sabuk pada CVT.
5. Kenyamanan dan Kekedapan yang Oke
Sebagai mobil berbasis penggerak roda depan (FWD), XL7 menawarkan kenyamanan suspensi yang lebih empuk dibandingkan beberapa rival seperti si kembar Rush-Terios.
Layout FWD ini juga membuat kabin lebih tenang karena tidak adanya dengung dari kopel atau gardan di bawah dek, sehingga perjalanan jauh bersama keluarga terasa lebih rileks.
Suzuki XL7 Alpha Hybrid mungkin bukan yang tercanggih dalam hal fitur keselamatan aktif (ADAS) atau memiliki desain paling futuristik.
Namun, dengan harga yang jauh lebih bersahabat, kabin lega, dan efisiensi BBM yang sangat baik, mobil ini adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mencari fungsionalitas maksimal tanpa harus menguras dompet lebih dalam.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR