GridOto.com – Sistem hybrid memberikan Daihatsu Rocky Hybrid lebih banyak kesempatan.
SUV yang bernama lengkap Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid ini tak hanya kencang berkat torsi 170 Nm, tapi ia juga bisa sangat irit dengan catatan konsumsi BBM di rute Kombinasi mencapai 35,3 km/l.
Secara fitur pun ia mumpuni, selain kenyamanan seperti keyless operation dan koneksi Apple CarPlay-Android Auto, Rocky Hybrid juga punya ADAS lengkap yang bernama Advanced Safety Assist (ASA).
ASA pada Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid di antaranya Lane Departure Prevention Control, Pedal Misoperation Control, hingga Collision Warning & Avoidance Assist Brake.
Dibungkus harga jual tak sampai Rp 300 juta, tepatnya di angka Rp 299,85 juta, Rocky Hybrid terasa sempurna hingga kami menemukan beberapa kelemahan mendasar.
Pertama adalah ketiadaan opsi varian.
Baca Juga: Mengusung Model Serial Hybrid, Seirit Apa BBM Daihatsu Rocky Hybrid?
Di Indonesia Daihatsu memberikan banyak varian untuk Daihatsu Rocky mulai dari 1.2 M, 1.2 X, hingga 1.0 R Turbo yang semuanya hadir dengan pilihan transmisi otomatis CVT atau manual.
Tapi fleksibilitas itu tidak dimiliki Daihatsu Rocky Hybrid.
SUV Daihatsu yang made in Japan ini dari pertama muncul 2025 lalu hingga sekarang hanya punya 1 varian.
Artinya konsumen yang seleranya unik, tidak punya pilihan lain dan harus memilih satu-satunya varian yang lalu membawa kita ke kelemahan Daihatsu Rocky Hybrid berikutnya.
Yes, kelemahan berikutnya adalah tampang yang terlalu polos.
Eksterior minim body-kit berpadu roda lebih kecil dengan velg berwarna silver monotone membuatnya terasa ‘basic’.
Bandingkan saja dengan Daihatsu Rocky 1.2 X apalagi Daihatsu Rocky 1.0 R Turbo.
Baca Juga: Gacor Banget, Sistem Hybrid Bikin Daihatsu Rocky Jadi Kencang!
Varian Rocky 1.2 X sebagai varian menengah sudah dapat velg kelir hitam yang sangar dengan
bumper cover, spion hitam, backdoor garnish, hingga side body sticker yang membuat tampilannya terasa tegas.
Apalagi jika dibanding Rocky 1.0 R Turbo. Flagship Rocky non-hybrid ini bahkan diimbuh velg duo-tone berdiameter 17 inci dengan opsi atap hitam yang membuat sosoknya makin spesial.
Melihat perawakan kedua Rocky konvensional itu membuat sosok Rocky Hybrid terasa datar.
Padahal harga Rocky Hybrid adalah yang termahal dari semua Rocky yang dijual di Indonesia.
Pillihan warna pun lebih sedikit.
Ketika Rocky non-hybrid bisa memilih 7 warna yang kebanyakan eye catchy, Rocky Hybrid terbatas di 3 pilihan yaitu Laser Blue Crystal Shine, Shining White Pearl, dan Black Mica Metallic.
Baca Juga: Buruan Dibayar Mobil Bekas Daihatsu Sigra Sekarang Harganya Segini
Ya, dengan harga lebih mahal dari 1.0 R Turbo, Rocky Hybrid dapat velg warna silver standar dengan diameter lebih kecil.
Lalu soal velg yang lubangnya berbeda sendiri.
Jika Daihatsu Rocky lain menggunakan 4 baut dengan pitch circle diameter (PCD) 4x100 mm, maka Rocky Hybrid menerapkan PCD 5x114,3 mm.
Artinya Rocky Hybrid tidak bisa memakai velg saudara-saudaranya dan harus membeli merek aftermarket non-OEM Daihatsu jika ingin memodifikasi.
Untungnya PCD 5x114,3 mm cukup jamak di Indonesia karena sama dengan ukuran PCD Toyota Kijang Innova ‘Reborn’ atau Daihatsu Terios.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR