Dengan banyaknya pusat pengembangan, maka semakin besar kemampuan Changan untuk menyerap aspirasi dan meluncurkan produk yang sesuai dengan keinginan pasar.
Harus kami akui bahwa Changan Deepal SO7 punya garis desain yang sporti dan elegan.
Ia merupakan sebuah SUV-crossover dengan citarasa desain Eropa, dan itu tak lepas dari peran R&D yang ada di benua biru.
Begitu juga dengan harga, Changan Indonesia berusaha memastikan harga jual produknya terhitung wajar.
Baca Juga: Mobil Kecil Tapi Lega, Ini Cara Akses Baris Kedua Changan Lumin
“Kami tidak mengambil untung besar, yang penting bisa maintain margin secara konsisten,” tukas Setiawan sembari menambahkan bahwa di titik ini Changan sebagai brand baru memang melakukan banyak upaya dan pengorbanan di awal, maka meraih keuntungan secara instan bukanlah tujuan utama.
Keseriusan Changan juga diupayakan dengan aftersales.
Saat ini Changan baru punya 3 dealer, namun 2026 ditargetkan akan hadir 20 dealer dengan fokus di Jawa-Bali.
Sehingga dengan 3 hal itu yakni desain menarik, harga yang wajar, dan keseriusan menggarap aftersales, Changan berharap agar brand awareness-nya meningkat di tengah konsumen Indonesia.
Dalam media test drive Changan Deepal SO7, GridOto.com turut merasakan impresi berkendara mobil listrik yang sekelas dengan BYD Sealion 7 dan XPENG G6 ini.
Secara teknis, salah satu yang bagus dari Changan Deepal SO7adalah jarak tempuhnya. Selama perjalanan Jakarta-Garut yang menempuh 286,1 km baterai yang tersisa di hotel kami bermalam adalah 46%.
Padahal di perjalanan, kami melewati beragam kontur termasuk rute berkelok dan penuh tanjakan di daerah Ciparay.
Saat melaju di tol pun cukup sering kami memacu kencang untuk merasakan sensasi tenaga-torsinya.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR