Sebaliknya, ia dibangun dari model basis, lengkap dengan lampu depan halogen sederhana dan velg kaleng 14 inci warna hitam.
Kalau orang-orang yang tidak tahu speknya, Daihatsu Mira e:s ini tampil low profile dan hampir tak terlihat mencolok di jalanan.
Interiornya pun cukup standar, namun menyembunyikan dua kejutan, pertama ada Roll Cage 6-titik yang menunjukkan jati dirinya sebagai mobil fokus lintasan balap,
Meski begitu, penempatan dan desain perangkat keselamatan ini dirancang agar tetap bisa mengangkut empat penumpang.
Kemudian ada transmisi manual 5-percepatan, menggantikan transmisi CVT bawaan yang membuat rasa berkendara lebih natural.
Di balik kap mesin Daihatsu Mira e:S ini, tertanam dapur pacu 660 cc tiga silinder turbocharged yang diambil dari Daihatsu Copen.
Tenaga berada di angka 64 dk dan torsi: 92 Nm. Meski angkanya terlihat kecil, rasio tenaga terhadap bobotnya tergolong optimal karena bobot mobilnya berada di angka 650 hingga 740 kg.
Sebagai pelengkap, D-Sport Racing menyematkan LSD dan rem cakram berventilasi pada as roda depan.
Melansir dari Carscoops, Mira e:S ini bukan hanya prototipe, melainkan model yang dikembangkan menggunakan data dari partisipasi SPK dan D-Sport dalam ajang balap ketahanan 10 jam.
Bahkan pada versi balap aslinya, dilengkapi suspensi adjustable, pelek racing, kampas rem performa tinggi, boost meter, dan livery balap.
Daihatsu menyatakan bahwa Mira e:S edisi khusus ini dijadwalkan untuk dijual secara umum melalui SPK sebagai kendaraan utuh yang legal di jalan raya.
Meskipun harga resminya belum diumumkan, model basis mobil ini dibanderol mulai dari ¥992.200 atau setara Rp 107,6 jutaan (kurs 1 Yen = Rp 108,49 jutaan per 27 Januari 2026).
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR