Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Marc Marquez Bocorkan Rival Terkuat di MotoGP 2026, Pertama Orang Terdekat

Ferdian - Jumat, 23 Januari 2026 | 15:15 WIB
Marc Marquez
ducati.com
Marc Marquez

GridOto.com - Menjelang gelaran MotoGP 2026, Marc Marquez mengungkap pembalap-pembalap yang akan jadi rivalnya di musim terbaru.

Mengejutkan, Marc langsung menunjuk adiknya, Alex Marquez, sebagai pesaing utama dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Alasannya karena performa Alex yang tampil impresif musim lalu bersama Gresini Racing.

Pada musim 2025, Alex beberapa kali merepotkan sang kakak dan finis di posisi kedua di belakang Marc sebanyak 17 kali.

Alex juga mencatatkan momen bersejarah dengan menjadi pembalap pertama yang mampu mengalahkan Marc secara langsung, yakni saat memenangi Sprint Race di Silverstone.

Tak hanya itu, ia juga mematahkan rentetan 15 kemenangan beruntun Marc lewat kemenangan di Grand Prix Catalunya.

Performa terbaik sepanjang karier tersebut membuat Alex mendapat kepercayaan menggunakan motor Ducati spesifikasi pabrikan pada MotoGP 2026.

“Yang pertama tentu Alex, adik saya. Dia finis kedua musim lalu, jadi jawabannya berdasarkan klasemen,” ujar Marc Marquez kepada Sky Italia dilansir Crash.

Baca Juga: Pembalap Italia Buka Suara, Contek Motor Marquez Cuma Jadi Bencana

Meski begitu, Marc juga menempatkan rekan setimnya di Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, sebagai pesaing kuat berikutnya, di atas pembalap Aprilia Marco Bezzecchi.

“Setelah itu Pecco. Dia juara dunia dua kali dan kembali menunjukkan potensinya dengan meraih dua kemenangan di Jepang. Lalu ada Aprilia, yang menutup musim dengan sangat kuat bersama Bezzecchi dan pasti akan sulit dihadapi,” lanjut Marc.

Bezzecchi sendiri tampil konsisten pada paruh kedua musim lalu.

Ia bahkan menjadi pembalap dengan perolehan poin terbanyak di fase tersebut, meski Marc sempat absen usai insiden dengan Bezzecchi di Mandalika.

Pembalap Italia itu akhirnya menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir.

Sementara itu, pembalap KTM Pedro Acosta juga finis di atas Bagnaia.

Pecco harus puas berada di posisi kelima setelah menjalani musim yang naik turun, dengan catatan empat kemenangan dan 16 podium, namun juga diwarnai 17 kali gagal finis di sprint maupun balapan utama.

Saat ditanya soal target pribadinya, Marc menyadari tekanan besar akan mengiringinya dalam upaya meraih gelar juara dunia kedelapan di kelas utama, yang sekaligus akan menyamai rekor sepanjang masa.

Baca Juga: Bangkit dari Cedera, Marc Marquez Kembali Geber Panigale V2 di Valencia

“Kalau mengenakan seragam merah, Anda harus bertarung untuk gelar juara. Saya berada di tim yang selalu menang dalam beberapa tahun terakhir, semuanya ada di tangan kami,” ujar Marc.

“Kami akan mencoba menjalani musim yang baik dan bersih sejak awal, tapi tetap siap menghadapi segala kemungkinan. Para rival pasti sudah berkembang pesat,” tambahnya.

Tanpa kehadiran Marc di akhir musim lalu, Aprilia berhasil memenangi tiga dari empat seri terakhir MotoGP.

Marc Marquez dijadwalkan kembali ke lintasan MotoGP usai operasi bahu yang dijalaninya tahun lalu, dengan mengikuti tes pramusim di Sepang pada 3–5 Februari mendatang.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa