Masalah lain yang sering muncul adalah bau apek di dalam kabin akibat air dan lumpur yang meresap ke karpet dasar.
“Bau apek biasanya berasal dari air yang masuk ke tulang sasis di bawah karpet dan sulit hilang kalau tidak dibongkar,” kata Endri.
Baca Juga: Titik Las di Apron Mobil Bisa Jadi Tanda Rangka Pernah Kena Benturan?
Tak hanya itu, air banjir juga bisa merendam soket kelistrikan yang berada di bagian kolong dan sasis.
Kondisi tersebut berpotensi memicu korsleting atau kerusakan modul elektronik di kemudian hari.
Engsel pintu, rel jok, hingga batang pedal juga perlu diperiksa karena karat bisa membuat komponen bergerak menjadi seret atau macet.
Pemeriksaan kolong mobil dan pengangkatan karpet dasar menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada sisa air dan lumpur yang tertinggal.
Dengan pengecekan menyeluruh, risiko kerusakan tersembunyi akibat banjir dapat ditekan dan usia pakai mobil tetap terjaga.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR