Dampak lain yang sering muncul adalah cat menjadi sulit dipoles kembali karena lapisan pelindungnya sudah tidak ada.
Dalam kondisi ekstrem, warna dasar cat bahkan bisa mulai terlihat belang atau berubah tone.
Baca Juga: Jangan Salah, Begini Cara Yang Benar Poles Bodi Mobil Sendiri di Rumah
Karena itu, pemolesan sebaiknya tidak dilakukan sebagai rutinitas mingguan.
“Poles idealnya dilakukan saat memang dibutuhkan, misalnya dua sekali. Itu juga tergantung pemakaian sama kondisi cat,” jelas Endri.
Selain frekuensi, teknik dan bahan poles juga sangat menentukan keamanan cat.
Penggunaan produk berbasis air dengan tekanan yang tepat dinilai lebih aman dibandingkan bahan abrasif keras.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR