GridOto.com- Mesin mobil overheat masih menjadi masalah umum yang kerap dialami pengendara akibat kurangnya perhatian pada sistem pendingin dan pelumasan.
Padahal, overheat bisa dicegah dengan perawatan rutin pada beberapa komponen utama yang berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil.
Menurut Muhamad Gunarto atau yang akrab disapa Gugun, pemilik bengkel spesialis radiator Berkah Suci di Cibeunying Kidul, Kota Bandung, kunci utama mencegah overheat ada pada sistem pendingin yang terawat.
“Radiator sama coolant itu ibarat jantungnya sistem pendingin, kalau bermasalah suhu mesin pasti cepat naik,” ujar Gugun.
Ia menjelaskan radiator perlu dicek secara berkala untuk memastikan tidak ada kebocoran dan kisi-kisinya bersih dari kotoran.
Radiator yang kotor akan menghambat aliran udara sehingga proses pelepasan panas dari mesin tidak berjalan optimal.
Selain radiator, kondisi coolant juga harus diperhatikan baik dari segi volume maupun kualitasnya.
“Coolant jangan cuma ditambah air biasa, tapi harus sesuai rekomendasi pabrikan supaya perlindungan panasnya maksimal,” jelas Gugun.
Komponen lain yang tak kalah penting adalah kipas radiator yang bertugas membantu mendinginkan radiator saat mesin panas.
Kipas radiator harus dipastikan berputar normal ketika suhu mesin meningkat atau saat AC dinyalakan.
Thermostat juga berperan penting karena mengatur buka-tutup aliran coolant agar suhu mesin tetap ideal.
“Kalau thermostat macet, aliran coolant bisa terganggu, itu bikin mesin cepat overheat,” kata Gugun.
Selang radiator bagian atas dan bawah wajib dicek untuk memastikan tidak ada retakan, kebocoran, atau pengerasan.
Selain sistem pendingin, kondisi oli mesin juga berpengaruh karena oli membantu meredam panas akibat gesekan komponen mesin.
Dengan melakukan servis berkala dan pengecekan sebelum perjalanan jauh, risiko mesin mobil overheat dapat ditekan secara signifikan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR