“Itu nanti dijual sama atasannya itu. Biasanya kan kalau di SPBU cuma 6.800 tapi sama dia kalau di luar bisa sampe 15.000. Sedangkan kan pembelian tuh dibatasi 20 liter,” tutur Ahmad.
Polisi masih mendalami asal-usul amunisi alias 28 barcode yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Pengembangan perkara kini ditangani oleh Polres Metro Depok.
Kasus ini terungkap ketika petugas mencurigai mobil yang dikemudikan DP karena mengeluarkan bau bensin menyengat saat memasuki Rest Area KM 21.B Tol Jagorawi.
Saat diperiksa, petugas mendapati DP tengah mengisap narkotika jenis sabu-sabu menggunakan kemasan susu kotak
“Jadi awalnya dia lewat terus kecium bau bensin, terus dia masuk ke rest area. Pas disamperin ternyata dia lagi nyabu di dalam pake selang,” jelas Ahmad.
Di bagian belakang mobil, petugas menemukan kotak besar yang digunakan sebagai tempat penampungan bensin.
Saat diamankan ke pos sekuriti rest area, DP sempat melakukan perlawanan.
Kaca pos sekuriti pecah setelah pelaku berusaha kabur dengan melompat keluar dan masuk ke selokan.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR