GridOto.com- Mobil biasanya perlu ganti aki setelah melewati masa pakai rata-rata atau ketika mulai muncul gejala kelistrikan yang melemah.
Menurut Hendra, pemilik toko aki Platinum di Mega Glodok Kemayoran, usia pakai aki umumnya berada di kisaran 1,5 sampai 3 tahun tergantung jenis dan pola pemakaian mobil.
“Kalau aki basah biasanya lebih cepat habis karena butuh perawatan rutin, sementara aki kering bisa sedikit lebih panjang kalau dipakai normal,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan bahwa perawatan yang baik dapat membuat usia aki bertahan lebih lama dari rata-rata.
Mesin mobil yang mulai sulit distarter menjadi tanda pertama bahwa aki mulai melemah.
Baca Juga: Ahli Buka Suara, Ini Alasan Aki Mobil Sekarang Tidak Seawet Aki Mobil Dulu
Lampu depan yang terlihat redup atau suara klakson yang mengecil juga bisa menjadi indikasi aki kehilangan daya.
Indikator aki yang menyala di dashboard menunjukkan adanya masalah pada suplai atau pengisian daya aki.
Bau asam dari ruang mesin atau adanya cairan di sekitar aki juga menandakan aki perlu diganti segera.
Korosi pada terminal aki dapat mengganggu distribusi listrik dan memperburuk kondisi aki yang sudah lemah.
Tegangan aki yang berada di bawah standar saat mobil mati atau menyala menunjukkan aki tidak lagi menyimpan daya dengan baik.
Baca Juga: Perlu Tahu, Ini Gejala Awal Kalau Aki Mobil Minta Jatah Disetrum Ulang
Aki yang dirawat dengan rutin, seperti dibersihkan terminalnya atau dicek tegangannya, dapat bertahan lebih dari 3 tahun.
Mengganti aki sebelum benar-benar mati mencegah Anda terjebak dengan mobil yang tidak bisa distarter.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR