GridOto.com - Petaka maut menimpa rombongan santri di awal bulan puasa ramadan 2025.
Satu dari sembilan santri yang menumpang Toyota Calya nopol DT 1484 LB dibungkus kain kafan lalu disalatkan jenazah.
Toyota Calya yang mereka tumpangi gepeng di tengah jalan saat dikemudikan remaja berinisial DD (19).
LCGC 7 penumpang tersebut gepeng setelah kayang atau terbalik di Desa Lambangi, Wonggeduku, Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), (1/3/25).
Calya tersebut berisi sembilan orang diketahui melaju dari arah Unaha menuju Kota Kendari.
Nahas, sesampainya di Desa Lambangi, Wonggeduku, Konawe, Calya itu terbalik hingga membuat satu penumpang berinisial SP (15) meninggal dunia.
Ia meninggal ketika sedang menjalani perawatan medis di BLUD RSUD Konawe.
Baca Juga: Isuzu Elf Isi Rombongan Santri Batal Ikut Lomba, 4 Nyawa Terenggut di Tol Bawen
Berdasarkan data Satlantas Polres Konawe, dalam kecelakaan itu SP mengalami luka memar pada mata kiri, luka bengkak pada pelipis mata kiri, luka robek pada dahi kiri dan bengkak pada leher.
Kanit Gakum Lantas Polres Konawe, Ipda Andi Mapangara menjelaskan kronologinya.
Bermula kembaran Daihatsu Sigra yang dikemudikan DD itu mengalami troubel yakni kempis ban belakang kanan.
"Kemudian mobil tersebut melebar ke kanan jalan melintas di pinggir aspal sebelah kanan," ujar Andi menukil TribunnewsSultra.com.
Saat melebar ke kanan, DD pun kemudian kehilangan kendali dan membuat mobil hilang keseimbangan.
"Kembali ke kiri jalan lalu kemudian terbalik di kiri bahu jalan," katanya.
Lebih lanjut, kata Andi, dari sembilan penumpang yang ada dalam mobil satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Moncong Calya Berubah Bonyok, Suara Klakson KA Batara Kresna Tak Digubris
"Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan sedang dirawat di RSUD Konawe," tuturnya.
Sementara sopir dan empat orang penumpang lainnya tidak mengalami luka dalam kejadian itu.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR