Marak Modus Penipuan Lelang Kendaraan Murah, Ini Tips Amannya dari Bea Cukai

Muslimin Trisyuliono - Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:52 WIB
Ilustrasi mengikuti balai lelang mobil bekas
Tribunnews.com
Ilustrasi mengikuti balai lelang mobil bekas

GridOto.com - Banyak cara dilakukan orang untuk mendapatkan keuntungan besar dengan jalan yang tidak benar, salah satunya penipuan pelelangan bodong yang mengatasnamakan Bea Cukai.

Meski modus penipuan tersebut memang bukan hal yang baru lagi, banyak korban tergoda oleh iming-iming yang tawaran si pelaku penipuan.

Seperti hasil lelang kendaraan yang dijual terlalu murah bahkan bisa lebih dari setengah harga pasaran.

Pada awalnya, pelaku menawarkan lelang barang sitaan Bea Cukai melalui beberapa saluran komunikasi diantaranya melalui media sosial, Whatsapp group dan SMS berantai.

Baca Juga: Nah Loh! Kemenhub Pertanyakan Bea Cukai Soal Surat-Surat Lelang Subaru

Dengan kepraktisan perkembangan teknologi seperti sekarang ini masyarakat perlu lebih teliti dan tidak mudah percaya.

Seperti diungkapkan Yansani Suryawan selaku Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama KPUBC tipe A tanjung Priok, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak ketipu lelang yang mengatasnamakan Bea Cukai.

"Masyarakat yang ingin mengikuti lelang supaya tidak tertipu harus ke situs yang resmi di lelang.go.id, kalau dia mengatasnamakan pribadi atau meminta transfer uang terlebih dahulu pasti hoaks," ujar Yansani kepada GridOto.com, Jumat (11/06/2021).

Menurut Yansani, perlu diingat bahwa lelang Bea Cukai tidak menggunakan rekening atas nama pribadi.


Editor : Eka Budhiansyah

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa