Pakai Aditif BBM dalam Jangka Panjang Bisa Bikin Rusak Busi?

Ryan Fasha - Rabu, 21 April 2021 | 11:00 WIB
bentuk elektroda busi iridium runcing
Ryan/GridOto.com
bentuk elektroda busi iridium runcing

GridOto.com - Di pasaran banyak dijual aditif yang diklaim bisa meningkatkan kualitas bahan bakar.

Umumnya aditif ini diklaim bisa meningkatkan oktan bahan bakar yang dipakai.

Menurut Diko Oktaviano, selaku Technical Support Product Knowledge PT NGK Busi Indonesia, penggunaan aditif dalam jangka panjang bisa mempengaruhi performa busi mobil.

Kok bisa ya?

Kerak karbon di ruang bakar
Kerak karbon di ruang bakar

Baca Juga: Busi Mobil Lama Enggak Diganti Bikin Pembakaran Mesin Jadi Begini

"Kebanyakan di pasaran, aditif bahan bakar itu terbuat dari Methylcyclopentadienyl Manganese Tricarbonyl (MMT) atau Ferosen," buka Diko.

"Mencampurkan MMT ini diharapkan bisa menaikan oktan bahan bakar," tambahnya.

Padahal, menurut Diko, penggunaan bahan ini secara terus menerus  bisa membuat busi jadi rusak.

Busi mobil akan cepat fouling atau membuat kerak karbon menumpuk akibat bahan kimia aditif bahan bakar.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa