Mesin Mobil Pasang Turbo Tambahan, Begini Perawatannya Agar Tetap Awet

Radityo Herdianto - Kamis, 18 Februari 2021 | 09:00 WIB
ILUSTRASI. Mesin Nissan RB26DETT yang dilengkapi turbo
ILUSTRASI. Mesin Nissan RB26DETT yang dilengkapi turbo

GridOto.com - Modifikasi pasang turbo di mesin naturally aspirated (NA), bagaimana perawatannya?

Jangan sampai sudah keluar biaya mahal untuk modifikasi turbo tapi tidak tahu perawatannya malah jadi rusak.

Meskipun modifikasi turbo tanpa mengubah jeroan mesin seperti yang dilakukan bengkel spesialis Speedcraft Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat.

Resya, sang pemilik bengkel mengatakan meskipun jeroan mesin masih standar tapi perawatan yang dilakukan tidak bisa sama seperti mesin bawaannya.

"Interval ganti oli pasti jadi lebih cepat dari normal," buka Resya.

Ilustrasi. Produk Oli PTT dengan Beberapa Jenis Angka Viskositas
Radityo Herdianto / GridOto.com
Ilustrasi. Produk Oli PTT dengan Beberapa Jenis Angka Viskositas

Baca Juga: Pasang Turbo Tanpa Ubahan Jeroan Mesin Mobil Standar, Apa Bisa?

"Disarankan ganti setiap 5.000 kilometer, lebih cepat setengah dari normal," saran Resya.

Bukan tanpa alasan, komponen keong turbo juga membutuhkan pelumasan dan pendinginan dari oli mesin.

Di sisi lain konstruksi mesin bawaan sebelumnya hanya mendinginkan komponen mesin.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa