Kawasaki KLX 150 Rawan Mati Mendadak Saat Hujan, Begini Solusinya

Uje - Jumat, 27 November 2020 | 17:40 WIB
Pelek dan ban KLX150 kembali pakai model garuk tanah setelah sebelumnya jadi supermoto
Rizky/otomotifnet.com
Pelek dan ban KLX150 kembali pakai model garuk tanah setelah sebelumnya jadi supermoto

GridOto.com - Pemilik Kawasaki KLX 150 atau D-Tracker 150 wajib waspada saat musim hujan seperti sekarang.

Karena salah satu penyakit KLX 150 bisa mati mendadak saat melewati genangan yang cukup tinggi atau riding dalam kondisi hujan deras.

Penyebab utamanya adalah karena posisi CDI dan koil yang cukup rawan terkena cipratan air.

Memang posisinya cukup tinggi jadi cukup aman kalau melibas banjir.

Baca Juga: Selain Bensin, Salah Pilih Oli Sebabkan Gejala Ngelitik di Mesin Motor?

Ilustrasi koil motor
Nurul
Ilustrasi koil motor

"Posisi CDI dan koil di balik fairing ini rawan terkena cipratan air karena tidak ada pelindungnya," buka Agung Prayitno owner JGP Motorcycle di daerah Cidodol, Jakarta Selatan.

Kalau terkena air cukup banyak efeknya motor jadi brebet dan lama-lama bisa mati mendadak.

"Solusinya adalah untuk koil pastikan posisi soket ada di bawah, jangan terbalik karena bisa menampung air," lanjutnya.

"Sementara untuk CDI, di musim hujan seperti ini bisa dibungkus plastik," lanjutnya.

Baca Juga: Cara Ini Bikin Pin Guide Sliding Sheave Lebih Awet, Cegah Kerusakan Banyak

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa