Remapping ECU Bisa Bikin Komponen Mesin Cepat Jebol? Hoax atau Fakta

Ryan Fasha - Senin, 9 November 2020 | 13:00 WIB
Remap ECU oleh Elika Automotive Performance EP Tune
Remap ECU oleh Elika Automotive Performance EP Tune

GridOto.com - Tidak sedikit yang meyakini bahwa remapping Electronic Control Unit (ECU) atau remap ECU mobil bisa merusak komponen di dalam mesin.

Memang, remapping ECU adalah mengubah struktur kinerja mesin yang berhubungan dengan elektronik.

Lalu apakah memang remapping ECU bikin mesin cepat jebol?

GridOto.com menanyakan hal ini ke Davin dari Elika Automotive Performance (5/11) dan ia membantah bahwa remapping ECU itu bisa merusak mesin.

"Banyak rumor yang keliru atau hoax, remapping ECU itu sama sekali tidak merusak komponen mesin bila dilakukan dengan cara yang benar dan perhitungan yang tepat," buka Davin.

Alat remap ECU di Elika Automotive Performance
Alat remap ECU di Elika Automotive Performance

Baca Juga: Alasan Kenapa Remapping ECU Mobil Mesti Dilakukan di Atas Mesin Dyno

"Bila dilakukan dengan cara yang tepat maka komponen elektronik yang berhubungan dengan ECU akan bekerja normal, parameter yang diubah juga harus pas," tambahnya.

Sebagai contoh menggeser timing pengapian di ruang bakar enggak boleh terlalu jauh dari angka standar bawaan mobil.

Kalau terlalu jauh pastinya membuat mesin ngelitik (knocking) dan kurang bertenaga.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa