Ini Bahayanya Piringan Cakram Sudah Tipis, Nyawa Menjadi Taruhan

Uje - Jumat, 14 Agustus 2020 | 17:40 WIB
Ilustrasi rem cakram
Rangga/OTOMOTIF
Ilustrasi rem cakram

GridOto.com - Kondisi piringan cakram yang sudah kelewat tipis baiknya segera diganti karena berbahaya dan nyawa menjadi taruhan.

Piringan cakram yang tipis bisa membahayakan saat motor dikendarai, apalagi piranti ini bertugas penting untuk menghentikan laju motor.

"Kalau piringan cakram tipis itu efeknya tentu piringannya bisa patah," buka Dody Irawan dari D-Garage Tj Priok, Jakarta Utara.

"Soalnya ketika mengerem suhu di piringan menjadi sangat tinggi, kalau sudah tipis lama-lama tidak kuat kan," wantinya.

Baca Juga: Helm Motor Basah Habis Kena Hujan, Begini Cara Keringkan yang Benar

Efeknya rem jadi blong, bayangkan kalau lagi riding dengan kecepatan tinggi dan rem tiba-tiba blong tidak bisa digunakan, maka nyawa jadi taruhan.

Makanya, biasanya pabrikan memberikan tanda batas aman ketebalan piringan cakram.

Kondisi piringan cakram yang mulai tipis
Dok. Gridoto
Kondisi piringan cakram yang mulai tipis

"Rata-rata di motor matic itu tebal minimal 3 mm, kalau lewat dari batas minimal itu harus ganti," lanjutnya lagi.

Piringan cakram ini biasanya habis akibat kesalahan penggunanya sendiri.

Baca Juga: Ini Bedanya V-Belt Racing Bikinan SSS Dengan Tipe Standar, Sudah Kevlar

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa