Malas Cek Kondisi Minyak Rem, Waspada karena Hal Ini Bisa Terjadi

Ryan Fasha - Jumat, 7 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Reservoir minyak rem pada Honda Brio
Dylan Andika/GridOto.com
Reservoir minyak rem pada Honda Brio

GridOto.com - Untuk meneruskan tekanan master rem maka dibutuhkan fluida yang disebut minyak rem.

Minyak rem yang digunakan dibuat khusus agar bisa menyalurkan tekanan maksimal dan tahan terhadap panas.

Walau secara fungsi hanya meneruskan tekanan master rem, akan tetapi kondisi minyak rem juga harus diperhatikan.

Bahan minyak rem itu bisa menyerap kandungan air sehingga bisa mengganggu kinerja pengereman.

Hal ini disampaikan oleh Andy, pemilik Honda Clinic Auto Tech Support (HCATS) yang menyebutkan bahwa minyak rem itu wajib diganti secara rutin.

Minyak rem
Dylan Andika/GridOto.com
Minyak rem

Baca Juga: Begini Cara Mudah Deteksi Rem Cakram Mobil Mengalami Masuk Angin

"Minyak rem itu juga ada batasan pemakaiannya, bukan digunakan seterusnya," buka Andy yang markasnya ada di Pondok Kopi, Jakarta Timur.

"Karena minyak rem menyerap kandungan air maka idealnya setiap 40.000 kilometer sekali dikuras dan diganti dengan minyak rem baru," tambahnya.

Jangka waktu segini dirasa cukup agar kinerja pengereman tidak terganggu.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa