Suzuki APV Kian Diminati Meski Jarang Facelift, Incar Segmen Komersial

Muhammad Ermiel Zulfikar - Senin, 27 Juli 2020 | 20:40 WIB
Ilustrasi. Suzuki APV tipe Luxury yang dipasarkan untuk saat ini.
Motuba.
Ilustrasi. Suzuki APV tipe Luxury yang dipasarkan untuk saat ini.

GridOto.com - Sudah lebih dari satu dekade Suzuki APV malang melintang di jalanan Indonesia, tepatnya saat pertama kali diluncurkan pada 2004 lalu.

Namun sayangnya, minivan dengan nama lengkap All Purpose Vehicle ini jarang mendapatkan penyegaran atau facelift, jika dibandingkan dengan model PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) lainnya.

Yup, terakhir kali Suzuki APV mendapatkan sedikit pembaruan di 2016 lalu.

Saat dikonfirmasi, lambannya penyegaran untuk APV di Indonesia bukan karena ketidakmampuan Suzuki, melainkan banyaknya pertimbangan dan strategi lainnya.

Baca Juga: Jarang Facelift, Suzuki Ungkap Alasan di Balik Desain Mengotak Karimun Wagon R 

"Kayaknya masih under study, sama saja kayak tanya Silver Queen atau Toblerone kenapa kemasannya gitu-gitu aja tapi tetap laku kan, hehehe," ujar Harold Donnel, selaku Head of 4W Brand Development & Marketing Research SIS saat dihubungi GridOto.com, Senin (27/7/2020).

"Artinya di situ ada kenyamanan dari sisi pembeli dan kenyamanan dari sisi penjual. Mereka punya sudut pandang masing-masing dengan bentuk APV seperti itu," imbuhnya.

Harold mengungkapkan, Suzuki APV masih tersedia dan permintaanya di pasar domestik sedang menunjukkan tren positif.

"APV sih sampai dengan sekarang trennya juga membagus, kalau kami lihat dari komposisi penjualannya memang ini salah satu market yang secara kontribusi malah meningkat di era pandemi covid-19 ini," tutur Harold lagi.

"Market share kurang lebih dari sekitar 16 persenan menjadi 23 persen," lanjutnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa