Ban Mobil Kurang Angin dalam Waktu Lama, Ini Dampak Negatifnya

Ryan Fasha - Kamis, 16 Juli 2020 | 09:00 WIB
Ilustrasi, tekanan angin ban
Tabloid OTOMOTIF edisi: 2017 05-XXVII hal.34
Ilustrasi, tekanan angin ban

GridOto.com - Ban mobil adalah komponen yang harus selalu diperhatikan secara berkala.

Tidak hanya kondisi ban mobil dari keausan, tapi juga tekanan angin ban juga perlu dijaga.

Kerap kali, pemilik mobil kurang memperhatikan tekanan angin ban dan dibiarkan kempis tapi tetap dibawa jalan.

Padahal, tekanan angin ban yang kurang akan menyebabkan potensi kerusakan serius pada ban dan mobil itu sendiri.

Hal ini diungkapkan oleh Samsudin, National Technical Advisor Astra Peugeot yang menyebutkan bahwa ban akan mudah pecah.

Gambaran tekanan angin pada ban motor, pada contoh paling kanan atau over inflated atau terlalu tinggi tekanan bannya menyebabkan tapak ban yang menyentuh ke aspal atau jalanan jadi lebih sedikit
Texas Tire Sales
Gambaran tekanan angin pada ban motor, pada contoh paling kanan atau over inflated atau terlalu tinggi tekanan bannya menyebabkan tapak ban yang menyentuh ke aspal atau jalanan jadi lebih sedikit

Baca Juga: Ini Alasan Ban Mobil Profil Tipis Lebih Susah Ditambal Samping

"Penyebab pecah ban yang paling sering terjadi adalah karena tekanan angin ban kurang," buka Sam panggilan akrab Samsudin.

"Bila sudah parah, ban yang kurang angin akan membuat kawat pada side wall akan putus karena tidak mampu menahan bobot kendaraan dan permukaan jalan," tambahnya.

Bila dalam kecepatan tinggi, maka ban yang kurang akan akan semakin berbahaya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa