Pemerintah Inggris Nyari Tanah Hampir 400 Ribu Meter Persegi Buat Pabrik Mobil Listrik, Calon Tesla Gigafactory?

Gayuh Satriyo Wibowo - Sabtu, 30 Mei 2020 | 20:30 WIB
Ilustrasi Tesla Gigafactory
Tesla
Ilustrasi Tesla Gigafactory

GridOto.com - Akhir-akhir ini dikabarkan Pemerintah Inggris sedang mencari tanah untuk dibangun pabrik produksi mobil listrik.

Tak tanggung-tanggung, tanah yang dicari seluas 4 juta kaki persegi atau sekitar 371 ribu meter persegi.

Melansir Teslarati.com yang mengkutip dari Propertyweek.com, hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Department for International Trade (DIT).

"Pemerintah bekerja dengan pelaku industri untuk mencari lokasi di Inggris sebagai pabrik pengembangan teknologi kendaraan listrik kelas dunia," ujarnya.

Baca Juga: Tesla Tiba-tiba Pangkas Harga Mobil Listrik di Tengah Pandemi, Model 3 Turun Sekitar Rp 30 Jutaan

Meski belum pasti, dikabarkan yang akan menduduki tanah tersebut adalah Tesla, automaker yang terkenal dengan mobil listriknya.

Terlebih nama Tesla semakin hari semakin melambung sebagai pabrikan mobil listrik.

Tesla Model 3
Automobilemag.com
Tesla Model 3

Bahkan beberapa waktu melalui wawancara dengan Bloomberg, seorang Herbert Diess yang notabene merupakan CEO Volkswagen mengakui untuk saat ini Tesla masih di atas angin untuk segmen mobil listrik.

Herbert mengatakan lebih serius untuk melawan penjualan Tesla dengan semakin getol menggarap mobil listrik.

Baca Juga: Bos Volkswagen Optimis Bisa Kejar Tesla di Bisnis Mobil Listrik, Namun Waspadai Toyota

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Bloomberg,teslarati.com,Propertyweek.com

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa