Ratusan Motor Hasil Razia Belum Diambil Pemiliknya, Ada yang Sudah 'Nongkrong' 3 tahun!

Naufal Nur Aziz Effendi - Jumat, 8 November 2019 | 14:30 WIB
Kendaraan hasil operasi zebra Progo yang belum diambil pelanggar teronggok di halaman Ditalantas Polda DIY, Kamis (7/11/3019)
TribunJogja.com/ Christi Mahatma
Kendaraan hasil operasi zebra Progo yang belum diambil pelanggar teronggok di halaman Ditalantas Polda DIY, Kamis (7/11/3019)

GridOto.com - Operasi Zebra Progo 2019 untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah berakhir, tapi masih meninggalkan tugas tambahan bagi kepolisian.

Rupanya, jajaran Ditlantas Polda DIY masih harus menyimpan kendaraan yang terjaring operasi.

Mengutip dari TribunJogja.com, halaman kantor Ditalantas Polda DIY, terlihat ratusan motor ditata rapi hingga memenuhi halaman.

Motor-motor tersebut merupakan barang bukti yang belum diambil oleh pemiliknya.

Kanit 5 Sie Gar Subditbingakkum Ditlantas Polda DIY, AKP Dwi Pujiastuti mengatakan ada sekitar 150 kendaraan yang belum diambil oleh pemiliknya.

(Baca Juga: Lampaui Target, Segini Jumlah Pelanggar yang Teraring Razia Polres Sragen Selama Operasi Zebra 2019)

Ia pun berharap agar kendaraan tersebut segera diambil oleh pemiliknya.

"Memang beberapa sudah diambil oleh pemiliknya, tetapi yang belum diambil masih banyak. Ini juga kan berkaitan dengan kapasitas tempat."

"Seharusnya juga bukan untuk menyimpan kendaraan-kendaraan itu (hasil operasi),"katanya, dikutip dari TribunJogja.com, Kamis (7/11/2019).

Ia pun prihatin, sebab hingga saat ini kendaraan dari operasi sebelumnya juga tidak diambil.

Jika tidak segera diambil, dikhawatirkan kendaraan akan mengalami kerusakan.

(Baca Juga: Operasi Zebra Jaya 2019 Selesai, Sebanyak 117.895 Kendaraan Terjaring Razia)

"Masih ada kendaraan yang cukup lama, sekitar tiga tahun. Barisan terdepan itu juga masih ada kendaraan sitaan Operasi Patuh Progo. Sampai sekarang belum diambil,"jelasnya.

Menurut dia, tidak ada alasan bagi pemilik untuk tidak mengambil kendaraan.

Saat ini pihaknya telah menyederhanakan proses pengambilan dengan e-tilang.

Para pelanggar cukup membayarkan denda melalui Bank BRI.

Melalui e-tilang, waktu pembayaran denda tilang lebih cepat.

(Baca Juga: Operasi Zebra Telah Berlalu, Ribuan Pengendara Kena Tilang di Tangerang Selatan)

Caranya dengan membawa surat tilang persidangan ke Subdit Bin Gakkum Ditlantas Polda DIJ.

“Nanti kami ubah metode pembayaran tilangnya menjadi e-tilang. Nomor registrasi di surat tilang diinputkan ke e-tilang. Jadi tidak harus menunggu waktu persidangan 22 November,” jelasnya.

Ia pun mengimbau para pelanggar untuk segera menyelesaikan pembayaran dan segera mengambil kendaraan di Dirlantas Polda DIY.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 150 Motor Teronggok di Ditlantas Polda DIY

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Hendra
Sumber : TribunJogja.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa