Ngurus Mobil Klasik Dinilai Lebih Mudah Ketimbang Mobil Kekinian, Kelangkaan Sparepart Dianggap 'Seni'

Naufal Shafly - Kamis, 3 Oktober 2019 | 20:05 WIB
Ilustrasi. Deretan mobil klasik di Concours d'Elegance Jakarta.
Harun/GridOto.com
Ilustrasi. Deretan mobil klasik di Concours d'Elegance Jakarta.

GridOto.com - Bagi sebagian orang, mobil tua adalah barang berharga yang memiliki nilai keindahan tersendiri.

Biasanya, para pegiat hobi tersebut membeli mobil tua untuk dikoleksi sembari mengenang masa lalu.

Tetapi, banyak yang beranggapan merawat mobil tua sulit dan memerlukan tenaga ekstra.

Belum lagi mencari sparepartnya yang sudah sulit didapat, membuat orang ogah memiliki mobil tua meski memiliki ketertarikan akan hobi tersebut.

(Baca Juga: Ternyata Ketua DPR RI Baru Hobi Mobil Klasik, Ini Sejarah VW Karmann Ghia MIlik Puan Maharani)

Bimo Maliki, Owner Malique Classic Showroom mengatakan anggapan tersebut sebenarnya salah.

Ia pun memberi sedikit saran bagi pecinta mobil klasik yang baru ingin memulai koleksi.

Baginya, merawat mobil tua justru lebih mudah ketimbang mobil kekinian yang kebanyakan sudah menggunakan ECU.

"Perawatan mobil tua bagi saya lebih mudah, karena masih pakai karbu dan platina. Ketimbang sekarang, sudah pada pakai ECU, kalau rusak ribet harus ke bengkel," ucap Bimo.

(Baca Juga: Iwan Setiawan, 'Pesulap' Mobil Bekas Jadi Jip Klasik Seharga Rp 50 Juta, Pesanan Membludak Hingga 2020!)

Untuk Sparepart, Bimo mengatakan harganya justru lebih murah, ketimbang mobil-mobil tahun muda.

Tetapi, kendalanya adalah kelangkaan dari sparepart itu sendiri.

"Dibilang susah juga enggak sih, asal tau channel, ikut forum sesama pecinta mobil klasik. Itu lah gunanya ikut klub, jadi bisa cari sama-sama, sharing info," ujarnya.

Bagi Bimo, kesulitan tersebut merupakan seni dan keasyikan tersendiri dalam mengoleksi mobil klasik.

Editor : Hendra

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X