Cairan Pendingin Mobil Listrik, Apakah Beda dengan Mesin Konvensional?

Ryan Fasha - Jumat, 20 September 2019 | 15:00 WIB
Nissan Leaf
Naufal Shafly/GridOto.com
Nissan Leaf

GridOto.com - Pada mobil listrik sebagai pendinginan inverter menggunakan cairan pendingin seperti mesin konvensional.

Secara teknis, sistem pendingin mobil listrik hampir sama seperti mesin konvensional yang menggunakan radiator untuk media pelepas panas.

Dan cairan pendingin sebagai media untuk menghantarkan panas dari inverter menuju radiator.

Untuk cairan pendinginnya sekilas sama dengan cairan pendingin mesin konvensional ICE (Internal Combustion Engine).

Eit, jangan salah ternyata berbeda lho.

Mobil listrik masih menggunakan pendingin cairan atau radiator
ryan/gridoto.com
Mobil listrik masih menggunakan pendingin cairan atau radiator

(Baca Juga: Segini Tenaga Motor Mobil Listrik Nissan Leaf yang Bisa Bikin Ngebut)

Hal ini diungkap oleh Jauhari Adzannis selaku Senior Manaager Value Engineering & Localization PT Nissan Motor Indoensia (NMI) saat test Nissan Leaf dan Note e-Power di sirkuit Proving Ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat (9/9).

"Untuk cairan pendinginnya memiliki spek yang berbeda dibanding air radiator konvensional, karena untuk pendinginan inverter tidak sepanas mesin ICE," ucap Jauhari.

Titik didih untuk cairan pendingin mobil listrik tidak membutuhkan spesifikasi yang terlalu tinggi.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa