Substitusi Sokbreker Yamaha dan Honda Buat Setting Balap, Ini Komponen yang Diganti

Wisnu Andebar - Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:08 WIB
Bengkel Prima melayani servis segala jenis shock sepeda motor
Wisnu Andebar/GridOto.com
Bengkel Prima melayani servis segala jenis shock sepeda motor

GridOto.com - Buat pemain balap motor, tentu sokbreker menjadi komponen utama dalam menentukan kestabilan saat kecepatan tinggi atau menikung.

Untuk mendapatkan kualitas terbaik sokbreker untuk dipakai balap, ternyata bisa melakukan substitusi komponen antara dua merek motor nih.

Ide itu muncul dari tangan Ali, pemilik bengkel Prima Shockbreaker.

Pengalamannya menekuni dunia shock sepeda motor membuat ia tahu mana kualitas sok terbaik.

(Baca Juga: Shockbreaker Motor Rusak? Servis di Bengkel Prima Harga Mulai Rp 80 Ribu, Garansi 2 Bulan)

"Kalau saran saya, buat main (balap) khususnya motor Honda, lebih baik yang depan pakai sokbreker punya Yamaha. Jadi tabung sok tetap pakai punya Honda, tapi as sama sulingan di dalamnya pakai punya Yamaha," ujarnya di bengkel Prima, Cibubur, Jakarta Timur kepada GridOto.com, Rabu (14/8/2019).

Mengapa begitu, karena menurut Ali, kalau punya Yamaha itu bagian dalam sokbreker lebih enak buat disetting.

Kemudian untuk shock belakang, jika masih memakai sok standar, ia menyarankan kalau motornya Yamaha, pakai punya Honda.

(Baca Juga: Cari Shockbreaker Aftermarket Motor Lawas Kayak Honda Win? Ada Disini Nih!)

"Kalau depan bagus punya Yamaha, kalau belakang enak pakai Honda, tapi tetap harus disetting ulang bagian dalamnya," sambungnya.

Ia juga menceritakan, shock untuk setting balap ini biasanya dari sokbreker bekas semua. "Kita gak melayani baru, kalau bekas yang sudah rusak baru kita bikin, jadi asli bikinan kita sendiri, kalau baru sayang," jelas Ali.

"Biasanya paling banyak pesanan bikin Kawasaki Ninja R, Yamaha Byson, Vixion, Jupiter MX, Suzuki Satria F150, dan jenis motor matik seperti Honda BeAT, rata-rata untuk drag race atau road race di Sirkuit Sentul, Bogor," tutupnya.

Editor : Hendra

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X