Setelah Upgrade Motor Injeksi Baiknya Ganti Injektor Atau ECU?

Uje - Jumat, 9 Agustus 2019 | 14:40 WIB
Ganti injektor atau ECU racing di Motor Injeksi
Uje
Ganti injektor atau ECU racing di Motor Injeksi

GridOto.com - Banyak yang bertanya, setelah lakukan upgrade di mesin motor injeksi, sebaiknya itu mengganti injektor atau ECU?

Bengkel-bengkel upgrade performa saat ini memang didominasi oleh motor-motor injeksi.

Baik untuk melakukan bore up, stroke up, atau upgrade CVT di mesin motor matic.

Nah, biasanya bengkel-bengkel upgrade tersebut memberikan penawaran bagi mereka yang upgrade performa motornya.

Apakah ingin mengganti injektor atau mengganti ECU.

(Baca Juga: Bearing Roda Rusak Jangan Dibiarkan, Bisa Merusak Area Lain!)

Nah, baiknya memilih yang mana tuh?

"Tergantung dari bagian apa yang diupgrade pada bagian mesin," buka Danu Andri Wibisono dari Duta Motor Sport (DMS).

"Kalau misal pasang paket bore up atau part-part bolt on di CVT lebih baik ganti injektor," terang Wibi sapaan akrabnya.

"Karena kalau kapasitas mesin bertambah setelah bore up baiknya debit bensin lebih deras dari standarnya," ucap Wibi yang buka bengkel di Jl. M. Hasibuan, Bekasi, Jawa Barat.

(Baca Juga: Belum Satu Tahun Yamaha Lexi Terasa Tidak Stabil, Ini Penyebabnya)

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa