Begini Cara yang Benar Merawat Aki Basah Biar Enggak Cepat Rusak

Ryan Fasha - Jumat, 9 Agustus 2019 | 09:00 WIB
tips mudik lebaran, perhatikan kondisi aki
Ryan/gridOto.com
tips mudik lebaran, perhatikan kondisi aki

 

GridOto.com - Baterai atau biasa dikenal dengan aki merupakan komponen yang berfungsi penting di mobil.

Beberapa tipe mobil masih menggunakan aki konvensional atau aki basah.

Penggunaan aki basah ini memerlukan perawatan agar kinerjanya selalu maksimal.

Sebagaimana kita ketahui, aki yang bagus akan membuat komponen bekerja dengan normal seperti untuk penyalaan mesin atau starter.

Untuk itu, GridOto.com bertanya langsung Syahrudin selaku GS Battery Technical Advisor PT Astra Otoparts.

 

perhatikan kuantitas air aki
ryan/gridoto.com
perhatikan kuantitas air aki

(Baca Juga: Berbagai Jenis Aki Mobil yang Ada di Indonesia, Kalau Aki-Aki Tidak Termasuk Yaa)

Dirinya menyebutkan setidaknya ada tiga poin penting dalam merawat aki basah.

"Aki basah atau di GS disebut baterai tipe Premium memang masih butuh perawatan setidaknya di tiga poin utama yakni menjaga level air aki agar selalu terjaga, kedua perawatan di terminal aki, dan yang ketiga baterai harus dalam kondisi bermuatan listrik walau mobil ditinggal lama," ucap Syahrudin.

Pada poin pertama, menjaga air aki tetap dalam kondisi penuh untuk mencegah elemen pelat kering dan tidak bisa menghasilkan muatan listrik sebagaimana mestinya.

Air aki harus dilakukan pengecekan berkala dan pastikan volumenya berada di batas antara lower level dan upper level .

Yang kedua pentingnya menjaga terminal aki agar muatan listrik yang diberikan aki tidak terhambat oleh jamur yang biasanya berwarna putih.

terminal aki juga perlu diperhatikan
ryan/gridoto.com
terminal aki juga perlu diperhatikan

(Baca Juga: Pahami Fungsi Aki Mobil, Salah Pilih Bisa Bikin Meledak)

Hal ini wajar karena proses oksidasi oleh aki yang kemudian menempel di terminal aki.

Bersihkan kotoran ini secara berkala agar aliran listrik dari aki tetap baik.

"Untuk yang ketiga, kalau mobil ditinggalkan lama atau jarang dipakai akan lebih baik bila muatan listrik aki dalam kondisi penuh, ini untuk menghindari aki cepat soak dan pasti akan sulit untuk di-charge kembali," tambahnya.

Bisa dengan dilakukan charge terlebih dahulu atau saat mobil hidup maka muatan listrik aki akan otomatis terisi.

Bila ketiga poin utama itu dijaga aki basah akan memiliki umur yang lebih lama dibanding tidak dirawat.

Editor : Dwi Wahyu R.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X