Spek KTM Duke 250 dan 390 Terbaru Khusus Indonesia, Lebih Ceper

Dimas Pradopo - Kamis, 4 Juli 2019 | 16:00 WIB
KTM Duke 390 jadi sport 300 - 400 terbaik GridOto Award 2018
Rizky Avriandi
KTM Duke 390 jadi sport 300 - 400 terbaik GridOto Award 2018

GridOto.com - Naked bike KTM Duke 250 dan 390 memang keren banget desainnya, agresif dan terlihat 'nakal'.

Lampu depan LED, shrould di tangki yang tajam hingga sasis tubularnya menjadikan motor ini sangat berkarakter.

Tapi, untuk rider Indonesia, ternyata tak sedikit yang mengeluhkan soal tinggi joknya yang mencapai 830 mm.

Tinggi jok yang seragam untuk KTM Duke 250 dan 390 di seluruh dunia. Untuk rider Eropa yang punya postur jangkung mungkin tidak akan ada masalah.

Tapi buat rider yang tak terlalu tinggi, dipastikan akan jinjit balet saat berhenti.

Wah bikin repot ketika awal mau menaiki motor atau ketika berhenti di traffic light.

Baca Juga: Fotografer Bandung Modif KTM Duke 390 Simpel Tapi Makin Elegan

Mendengar keluhan tersebut, PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) langsung bertindak. Mereka meminta spesifikasi khusus untuk KTM Duke 250 dan 390 yang masuk ke Indonesia.

KTM Duke 390 punya desain khas streetfighter Eropa
Rizky Avriandi
KTM Duke 390 punya desain khas streetfighter Eropa

"Untuk produksi yang bulan depan, sudah pakai suspensi belakang yang sedikit lebih rendah," buka Akhmad Zafitra Dalie, Sales and Marketing Division PT PJLM.

"Bedanya dengan versi yang lama sekitar 3 cm," sambung pria ramah ini.

Artinya tinggi joknya tinggal 800 mm saja, itu setara dengan KTM Duke 200.

Baca Juga: KTM Duke 390 Anyar Terpantau Sedang Diuji Jalan, Apa Nih yang Berubah?

"Yang berbeda adalah sokbrekernya, jadi bukan pakai lowering kit, tapi memang satu assy sokbreker belakangnya berbeda," terang Karmanto, Service Supervisor PT PJLM.

Sedang untuk spesifikasi lainnya tetap sama saja, mesin, ukuran ban, sampai harga juga tidak ada yang berubah.

"Harga tetap sama kok," tutup Dalie. Duke 250 dibandero Rp 51 jutaan, sedang Duke 390 harganya Rp 113,5 jutaan.

Oke deh!

 

Editor : Dimas Pradopo

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X