Buntuti Kendaraan Besar Biar Irit Bahan Bakar? Awas Maut Menanti

Abdul Aziz Masindo - Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:37 WIB
tips mudik lebaran, pastikan jarak aman saat dibelakang truk besar
Ryan/GridOto.com
tips mudik lebaran, pastikan jarak aman saat dibelakang truk besar

GridOto.com- Berbagai cara dilakukan untuk sebisa mungkin mengemudi dengan cara irit bahan bakar minyak (BBM).

Tren membuntuti kendaraan besar sempat marak dilakukan para pengemudi, alasannya untuk mengefesiensikan kerja mesin dari hambatan agar konsumsi BBM menjadi lebih irit.

"Itu namanya slipstream, perilaku dengan membuntuti kendaraan untuk mendapati pengurangan gerak angin yang diterima atau diterpa oleh kendaraan kita," Kata pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu.

"Fungsi slipstream tadi dampaknya adalah beban tahanan atau drag di kendaraan berkurang, sehingga beban kerja mesin jadi enteng karena tidak dihambat oleh angin yang kemudian ke konsumsi bahan bakar jadi lebih irit," terang Jusri.

Jaga jarak aman dengan mobil di depan
Salim/GridOto
Jaga jarak aman dengan mobil di depan

(Baca Juga: Bahaya Pakai Cruise Control Terlalu Lama, Ini Kata Driving Consulting)

Tapi jangan coba-coba sob, perilaku slipstream di jalan raya tidak boleh dilakukan karena berisiko terjadinya kecelakaan.

Jusri menegaskan, perilaku atau cara sliptream ini hanya dilakukan untuk di kompetisi seperti balap di sirkuit, sangat tidak dianjurkan untuk diterapkan di jalan raya.

"Perliaku seperti ini (sliptream) di jalan raya itu namanya cari mati, karena mobil yang diikuti katakan itu kendaraan besar, maka bidang pandang menjadi terhalang, blind spot akan terhalang," katanya.

Jusri menambahkan, salah satu syarat bagi pengemudi di jalan raya adalah harus mampu mendeteksi bahaya dari awal dan menjaga jarak aman.

perhatikan jarak aman di depan
perhatikan jarak aman di depan

(Baca Juga: Ini Penjelasan Instruktur Safety Driving Soal Jarak Aman Mengemudi)

Contoh ketika mobil besar di depan tiba-tiba mengerem atau ada kemungkinan bahaya lain, pengemudi harus menjaga jarak aman, maka dari itu penggunaan sliptream tidak cocok diterapkan di jalan raya.

"Jadi jangan membuntuti lawan dengan dekat untuk mengurangi beban mesin supaya irit bahan bakar, itu hanya bisa dipakai di sirkuit-sirkuit close area, sirkuit tertutup, itu juga hanya dipakai untuk pembalap-pembalap menempel kendaraan di depan lebih dekat, itu sangat bahaya kalau di jalan raya," tutup Jusri Palubuhu kepada Gridoto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X