Penyakit Lemot Langganan Honda Vario 125 Lawas, Obatnya Gampang Kok!

Adi Wira Bhre Anggono - Sabtu, 2 Maret 2019 | 15:12 WIB
Throttle body Honda Vario 125 lawas
dok. MotorPlus
Throttle body Honda Vario 125 lawas

GridOto.com - Sistem bahan bakar injeksi bisa dibilang lebih maintenance free bila dibandingkan dengan sistem karburator konvensional.

Komponen pada sistem injeksi terbilang lebih awet dan tak mudah rusak.

Namun, namanya juga buatan manusia, pasti suatu hari bisa mengalami malfungsi atau kegagalan dalam bekerja sesuai fungsinya.

Hal itu bisa berupa tarikan yang loyo atau lemot (lambat) saat diajak lari hingga mesin yang menggerung walaupun gas tidak dibuka.

(Baca Juga : Wew, Segini Top Speed Ferrari Saat Melintasi Jalan Tol Trans Jawa)

Gejala seperti itu umumnya disebabkan oleh throttle position sensor (TPS) yang rusak, dan beberapa kali dialami oleh pengguna Honda Vario 125 keluaran awal.

Bisa dikatakan PGM-FI saat itu secara komponen dan software tidak sebaik generasi skubek Honda yang sekarang.

“Yang sekarang sudah jarang kejadian sensor TPS rusak,” sebut Sugiantoro, Service Advisor AHASS Honda Mitra Jaya, Bekasi.

Pria yang kerap disapa Sugi ini mengatakan, bahwa kebiasan yang bisa merusak sensor TPS yakni berupa jarang servis dan kualitas bahan bakar kurang baik.

(Baca Juga : Amankah Terobos Rombongan Presiden dan Ambulans Saat Melintas?)

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa