Ramai Pasang Monosok di Yamaha Aerox, Ternyata Ada Risiko Bahayanya

Ilham Fariq M - Rabu, 6 Februari 2019 | 11:45 WIB
Pemasangan monosok pada motor.
Motorplus/ Silo
Pemasangan monosok pada motor.

GridOto.com - Belakangan ini, sedang ramai di kalangan pengguna Yamaha Aerox 155 untuk pasang monosok di motor mereka.

Awalnya pemasangan monosok ini memang ditujukan hanya untuk keperluan kontes, bukan untuk harian.

Namun, kalau ditujukan untuk pemakaian harian, risikonya bisa kena di sektor rangka motor loh.

Motor bertema sport matic ini sudah didesain untuk kenyamanan dan kestabilannya oleh para insinyur Yamaha.

(Baca Juga : Yamaha Aerox Main Gaya Simpel, Proporsi Harian Tapi Tetap Bisa Jumawa)

Jadi, enggak segampang itu untuk mengubah sistem peredam kejut di motor ini.

“Motor ini dirancang untuk dua peredam kejut di belakang, tujuannya mungkin membagi titik redam yang sama ke bagian kiri dan kanan. Jika diubah jadi monosok, peredaman hanya bertumpu di satu titik. Akibatnya, motor pun tidak bisa stabil saat dipakai ataupun setelah dikembalikan ke
semula,” beber Ridwan alias Chiwo salah satu pengguna Yamaha Aerox dari Jakarta Timur.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>>

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa