Waduh, Mitsubishi Recall Tiga Kendaraan Penumpangnya di Indonesia

Muhammad Ermiel Zulfikar - Jumat, 1 Februari 2019 | 14:33 WIB
Ilustrasi Logo Mitsubishi
Autotribute
Ilustrasi Logo Mitsubishi

GridOto.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) umumkan pemanggilan kembali atau field fix Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) untuk kendaraan penumpangnya di Indonesia.

Melibatkan tiga model kendaraan yakni Pajero Super Exceed, Delica dan Lancer SEi dengan total sebanyak 1.278 unit.

Tepatnya Pajero Super Exceed tahun produksi 2008-2013 sebanyak 62 unit, Delica lansiran 2014-2016 sebanyak 996 unit, dan Lancer SEi lansiran 2006-2012 sebanyak 220 unit.

"Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di diler resmi kami," ungkap Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Jumat (1/2/2019).

(Baca Juga : Setelah Suzuki Carry, Kini Giliran Mitsubishi yang Recall Colt T120SS) 

"Dengan prosedur yang mudah dan kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya," lanjutnya dalam siaran resmi Mitsubishi.

Pemanggilan kembali ini dilakukan, diadakan karena ditemukan kemungkinan body inflator Airbag (komponen mekanis pengembang kantung udara).

Ketika pecah mampu menyebabkan terpentalnya material komponen tersebut, yang berpotensi melukai pengemudi dan/atau penumpang depan ketika airbag mengembang saat terjadinya tabrakan frontal.

Ilustrasi Airbag Inflator Delica dan Lancer SEi
Dok. MMKSI
Ilustrasi Airbag Inflator Delica dan Lancer SEi

Dalam hal ini diketahui penyebab body inflator Airbag memiliki potensi pecah dikarenakan oleh bahan kimia pengembang airbag, yakni ammonium nitrate yang berubah dalam akumulasi jangka waktu yang lama.

Sehingga bisa menyebabkan kerusakan di bawah pengaruh perbedaan temperatur dan kelembaban.

Nantinya, Mitsubishi bakal menggantinya dengan komponen body inflator Airbag yang baru dalam kampanye perbaikan ini, yang mana telah dikembangkan tanpa penggunaan bahan kimia tersebut.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X