Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia Berharap Pemerintah Perhatikan Kendaraan Listrik

Hendra - Selasa, 14 November 2017 | 16:13 WIB
Viar telah meluncurkan motor listrik terbarunya Q1
Dio Dananjaya
Viar telah meluncurkan motor listrik terbarunya Q1

GridOto.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) berharap pemerintah lebih memperhatikan electronic vehicle (EV) sekarang.

AISI berharap pemerintah dapat menyiapkan kebijakan yang komprehensif sehingga dapat melindungi masyarakat dan konsumen pengguna sepeda motor.

Dikutip dari siaran pers AISI (13/11), Johannes Loman, Ketua Umum AISI, mengatakan bahwa para pelaku industri sepeda motor siap mendukung kebijakan pemerintah untuk memasuki era motor listrik.

Saat ini, produsen sepeda motor yang masuk menjadi anggota AISI sedang mempersiapkan model motor listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

(BACA JUGA : Wow, Terlihat Honda CRF150L Sudah Didistribusikan di Bandung. Kota Kamu Sudah Belum?)

Kebutuhan masyarakat yang dimaksud diantaranya harga yang terjangkau, jarak tempuh, waktu pengisian baterai, dan kemudahan mengisi baterai.

Pemerintah diharapkan dapat mengatur secara jelas regulasi terkait kualitas, suku cadang, dan keamanan motor listrik bagi konsumen.

Jika tidak diatur, khawatir konsumen akan menjadi korban bila ada produk motor listrik berkualitas rendah yang beredar di pasaran.

Selain itu, belum adanya skema kebijakan yang mengatur sisi hilir industri motor listrik (terutama pengolahan limbah baterai) dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lingkungan baru.

"Kami tidak ingin niat baik untuk memberikan produk yang ramah lingkungan dan efisiensi bahan bakar malah menimbulkan masalah baru bagi masyarakat," ujar Loman.

(BACA JUGA : Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Harapkan Pemerintah Siapkan Regulasi Ini. Apa SIh ?)

"Karena unsur safety yang terabaikan dan dampak lingkungan akibat limbah baterai yang tidak diantisipasi sejak dini," tambahnya.

Loman juga menambahkan bahwa kehadiran motor listrik berpotensi mengubah tatanan atau peta pelaku industri otomotif.

Menurutnya akan banyak industri pendukung yang akan terkena dampak jika pasar motor listrik tumbuh pesat nantinya.

"Saya kira perlu dilakukan kajian potensi dampak yang timbul di industri yang saat ini sedang berjalan jika EV diberlakukan," tutupnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Hendra

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa