Ngeri, Tiga Kerugian Ini Siap Menguras Kantong Akibat Deposit Di Ruang Bakar Mesin Mobil Bekas

ARSN - Kamis, 9 Juli 2026 | 08:16 WIB

Ilustrasi kerak karbon

GridOto.com - Pemilik mobil bekas harus tahu, ini tiga kerugian yang menanti bila deposit di ruang bakar mesin dibiarkan.

Buat yang belum tahu, deposit di ruang bakar terjadi karena adanya sisa residu karbon dari proses pembakaran yang menumpuk.

Jika deposit di ruang bakar mesin dibiarkan, mesin mobil bisa mengalami penurunan performa.

Menurut Kode, pemilik Bengkel Mobil 77, adanya deposit memicu titik kompresi mesin yang tidak bisa maksimal.

"Efeknya titik pembakaran yang dihasilkan tidak sempurna, ada sisa tenaga yang terbuang," jelasnya saat dihubungi.

"Ditambah adanya lapisan kerak di ruang bakar membuat gesekan lebih besar," tambah pria yang bengkelnya berdiri di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Gesekan yang lebih besar bisa melambatkan percepatan gerak komponen ruang bakar untuk proses pembakaran.

Ryan/gridoto.com
Proses Uji emisi di bengkel resmi Toyota Auto2000

Sehingga kerja mesin jadi lebih berat yang sejalan dengan konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

"Mesin juga cenderung lebih panas dari gesekan lebih tinggi yang dihasilkan," sebut kode.

Kerugian lain yang menanti adalah emisi gas buang yang dihasilkan lebih tinggi.

Kadar deposit yang terlalu banyak di ruang bakar akan mengontaminasi dan ikut keluar melalui gas buang.

"Jadi gas buang yang dihasilkan lebih banyak gas beracun dari deposit di dalam ruang bakar," tutup Kode.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 2007, Banderol Mulai Rp 70 Jutaan

YANG LAINNYA