Bengkel Jelaskan Penyebab Mesin Mobil Ini Sampai Harus Overhaul

Fahmy Fauzy Muhammad - Senin, 6 Juli 2026 | 14:00 WIB

Bengkel Jelaskan Penyebab Mesin Mobil Ini Sampai Harus Overhaul

GridOto.com- Turun mesin atau overhaul menjadi salah satu pekerjaan besar di bengkel karena hampir seluruh komponen internal mesin harus dibongkar untuk diperiksa.

Biaya perbaikannya pun tidak murah karena umumnya melibatkan penggantian sejumlah komponen yang sudah mengalami keausan atau kerusakan.

Namun dalam banyak kasus, overhaul sebenarnya bisa dicegah apabila gejala awal kerusakan mesin tidak diabaikan oleh pemilik kendaraan.

Jauhir Aji, pemilik bengkel spesialis mesin di Kemanggisan, Jakarta Barat, mengatakan penyebab mesin harus overhaul paling sering berawal dari masalah yang dibiarkan terlalu lama.

"Yang paling sering itu overheat, oli mesin sampai habis, sama mobil yang nekat nerjang banjir terus kena water hammer," ujar Jauhir kepada GridOto.

FahmyFM/GridOto.com
Kerusakan akibat water hammer

Baca Juga: Getaran Mesin Mobil Saat Idle Bisa Berasal dari Engine Mounting?

Selain itu, putusnya timing belt juga menjadi salah satu penyebab yang kerap berujung pada pembongkaran mesin, terutama pada mesin bertipe interference.

Saat timing belt putus ketika mesin masih hidup, piston dapat bertabrakan dengan klep sehingga merusak sejumlah komponen di ruang bakar.

"Kalau timing belt putus pas mesin hidup, klep sama piston bisa tabrakan, biasanya enggak cukup ganti satu dua komponen, ujung-ujungnya turun mesin," jelasnya.

Sementara pada kasus water hammer, air yang masuk ke dalam silinder tidak bisa dikompresi seperti udara sehingga berpotensi membuat setang piston bengkok bahkan merusak blok mesin.

Kerusakan akibat overheat juga tak kalah serius karena panas berlebih dapat membuat head silinder melengkung dan memicu kebocoran head gasket.

Istimewa
Perhatikan jika ada asap putih keluar dari knalpot

Baca Juga: Sering Ganti Merek Oli Bikin Mesin Mobil Rusak, Mitos atau Fakta?

Dalam kondisi tersebut, pemilik mobil umumnya mulai merasakan tenaga mesin menurun, knalpot mengeluarkan asap putih, hingga air radiator cepat berkurang.

Karena itu, pemeriksaan rutin terhadap sistem pendingin, pelumasan, dan komponen penggerak mesin perlu dilakukan agar kerusakan tidak berkembang menjadi overhaul yang memakan biaya besar.

YANG LAINNYA