Dukung Target Net Zero Carbon, Toyota Hadirkan Waste Station di Jantung Ibu Kota

Panji Nugraha - Jumat, 3 Juli 2026 | 22:20 WIB

PT Toyota-Astra Motor (TAM) berkolaborasi dengan Rekosistem menghadirkan Waste Station di Balai Kota DKI Jakarta

GridOto.com - PT Toyota-Astra Motor (TAM) berkolaborasi dengan Rekosistem menghadirkan Waste Station di Balai Kota DKI Jakarta sebagai wujud nyata dukungan terhadap pengelolaan sampah anorganik yang bertanggung jawab serta penguatan ekonomi sirkular.

Fasilitas yang diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta ini (03/07), sekaligus mempertegas komitmen Toyota dalam mendukung upaya pemerintah mencapai target net zero carbon emission melalui peningkatan partisipasi masyarakat.

President Director PT TAM, Takuya Yokohama, berharap kehadiran pusat pengelolaan sampah ini tidak sekadar menjadi tempat penampungan, melainkan juga ruang edukasi yang menginspirasi warga untuk memilah sampah dari sumbernya.

“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah anorganik, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang dapat menginspirasi masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah sampah dari sumbernya,"

"Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Rekosistem, Toyota ingin terus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ungkap Takuya Yokohama dikutip dari rilis.

Istimewa
Fasilitas Waste Station diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

Melalui program Toyota Berbagi, inisiatif ini konsisten dijalankan guna mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola rantai sampah anorganik dari pemilahan hingga proses daur ulang yang terukur.

Langkah strategis ini juga berjalan selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus menggalakkan sistem pengelolaan sampah perkotaan berbasis partisipasi aktif masyarakat dan sektor swasta.

Menariknya, Waste Station Balai Kota DKI Jakarta ini dirancang khusus sebagai Sustainability Living Lab pertama yang mengintegrasikan fungsi pengumpulan sampah dengan edukasi nilai manfaat ekonomi sirkular.

Dengan potensi kunjungan mencapai 10.000 orang setiap hari di area Balai Kota, fasilitas ini memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan edukasi dan membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.

Istimewa
Waste Station Balai Kota DKI Jakarta ini dirancang khusus sebagai Sustainability Living Lab pertama yang mengintegrasikan fungsi pengumpulan sampah dengan edukasi nilai manfaat ekonomi sirkular.

Vice President Director PT TAM, Jap Ernando Demily, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi model percontohan yang mudah diakses guna memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masa depan Indonesia.

“Toyota percaya bahwa upaya menjaga lingkungan perlu dilakukan bersama, melainkan membutuhkan kolaborasi bersama antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat,"

"Karena itu, kehadiran Waste Station Balai Kota DKI Jakarta diharapkan dapat menjadi model edukasi dan pengelolaan sampah yang mudah diakses masyarakat, serta dapat terus dikembangkan agar memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Jakarta dan Indonesia,” jelas Jap Ernando Demily.

YANG LAINNYA