GridOto.com - Inilah sebabnya kenapa minyak rem di mobil bekas kesayangan kalian wajib diganti secara berkala.
Minyak rem juga punya bagian penting soal pengereman mobil tidak melulu soal komponen kampas rem, kaliper, atau cakram.
Kalau kondisi perangkat mekanikal rem mobil baik tapi minyak rem jelek tetap bisa menimbulkan masalah pengereman mobil.
"Secara teknis minyak rem memberikan dorongan ke piston kaliper rem untuk menekan kampas rem ke cakram," ujar Andy, pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Lanjut Andy, proses pengereman dari gesekan antara kampas rem dengan cakram rem akan melepas panas.
Dimana panas tersebut akan merambat ke piston kaliper rem dan minyak rem.
"Rambatan panas ke minyak rem secara terus menerus membuat minyak rem bisa menghitam seperti gosong," papar pria yang juga mekanik ini.
"Kalau sudah gosong minyak rem cenderung jadi encer, kehilangan tekanan untuk mendorong balik piston kaliper rem yang menjepit kampas rem," sambung Andy.
Kondisi inilah yang dinilai Andy menjadi penyebab rem macet pada mobil karena minyak rem tidak diganti.
Syaifur menyarankan untuk mengganti minyak rem secara berkala setiap 40.000 km sampai 50.000 km sekali.
"Di luar penggantian kampas rem, setidaknya gerak mekanikal kaliper rem tetap lancar," tutup Andy.
Baca Juga: Begini Cara Mendeteksi Rem Mobil Bekas Yang Macet, Ternyata Mudah