GridOto.com- Tidak semua komponen mobil memiliki jadwal penggantian yang sudah ditentukan pabrikan.
Ada beberapa suku cadang yang justru diganti berdasarkan kondisi atau gejala kerusakan saat digunakan.
Kepada GridOto melalui sambungan telepon, Irfan Reski, pemilik toko sparepart dan bengkel mobil Maju Jaya di Tapos, Depok, mengatakan komponen seperti kopling dan shockbreaker termasuk yang tidak memiliki jadwal ganti pasti.
"Kalau komponen kayak kopling atau shockbreaker enggak ada patokan harus ganti di kilometer berapa. Lihat kondisinya dulu," ujar Irfan.
Selain itu, alternator, water pump, evaporator AC, hingga master rem juga umumnya hanya diganti jika mulai mengalami kerusakan.
Baca Juga: Begini Dampak Membiarkan Seal Waterpump Di Motor Bekas Rusak
Menurut Irfan, usia pakai komponen tersebut sangat dipengaruhi cara pemakaian kendaraan dan perawatannya.
"Kalau mobil sering bawa beban berat atau jalannya jelek, ya umurnya bisa lebih pendek dibanding mobil yang dipakai normal," katanya.
Karena tidak memiliki interval penggantian yang baku, pemeriksaan saat servis berkala menjadi sangat penting.
Dari pemeriksaan tersebut, mekanik biasanya dapat mengetahui apakah komponen masih layak dipakai atau sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Baca Juga: Mobil Sering Tunda Ganti Oli Transmisi Matik, Komponen ini Gampang Aus
"Makanya jangan cuma ganti oli pas servis. Sekalian minta dicek komponen lain, jadi ketahuan kalau ada yang mulai bermasalah," jelas Irfan.
Ia menambahkan, mengganti komponen berdasarkan kondisi yang terpantau saat servis jauh lebih efektif dibanding menunggu sampai rusak total di tengah perjalanan.