GridOto.com - Gelaran MotoGP Belanda di Assen akhir pekan ini akan jadi momen pertama Pembalap akan balapan tanpa menggunakan front holeshot device (alat pengatur ketinggian motor bagian depan).
Melansir Crash.net, larangan penggunaan sistem penurun motor ini sengaja dipercepat.
Selain itu, jarak antar posisi di grid start juga akan diubah mulai GP Jerman pekan depan.
Langkah-langkah ini diambil demi meningkatkan keselamatan pembalap di tikungan 1.
Sebagai informasi, front holeshot device hanya digunakan saat start untuk meningkatkan akselerasi dengan cara mencegah roda depan terangkat (wheelie).
Posisi yang lebih rendah membuat distribusi bobot berpindah ke depan sehingga roda depan tidak mudah terangkat (wheelie) ketika tenaga mesin sekitar 300 hp dilepaskan secara penuh.
Sederhananya, fungsi holeshot device adalah membuat motor melesat lebih efektif ketika lampu start padam.
Namun, sistem ini baru bisa mati (kembali ke posisi normal) jika pembalap melakukan pengereman keras di Tikungan 1.
Baca Juga: Update Bursa Transfer MotoGP 2027, Ini Beberapa Pembalap yang Sudah Amankan Kursi
Hal inilah yang dinilai berbahaya karena bisa mengecoh atau membahayakan pembalap lain di belakangnya.