OLX Luncurkan Kategori Mobil Baru, Jawab Kebutuhan Konsumen yang Masih Galau

M. Adam Samudra - Jumat, 26 Juni 2026 | 22:15 WIB

OLXmobbi Perkuat Layanan dan promo di tengah kondisi pasar yang menantang

GridOto.com - OLX resmi menghadirkan kategori mobil baru di platformnya.

Langkah ini diambil setelah perusahaan melihat banyak calon konsumen sebenarnya belum menentukan apakah akan membeli mobil baru atau mobil bekas.

Direktur OLX, Agung Iskandar, mengatakan berdasarkan data, sekitar 66 persen calon pembeli masih terbuka terhadap kedua pilihan tersebut.

"Selama budget-nya masuk, mereka sebenarnya tidak mempermasalahkan mobil baru atau mobil bekas. Bahkan kecenderungannya kalau harganya mirip, tentu lebih memilih mobil baru," ujar Agung Iskandar dalam acara OLX Road to GIIAS 2026 di de'CLAN Signature, Cipete, Jumat (26/6/2026).

Agung menambahkan, saat ini OLX memiliki sekitar 8,5 juta pengguna setiap bulan dan sepertiganya mengakses kategori otomotif.

Adam Samudra
Direktur OLX, Agung Iskandar

Fenomena lain yang ditemukan OLX adalah semakin banyak tenaga penjual mobil baru memasang iklan di platform tersebut.

Setelah dipelajari, banyak transaksi terjadi karena konsumen yang awalnya mencari mobil bekas akhirnya beralih membeli mobil baru.

Istimewa
konsumen juga dapat mencari mobil baru sekaligus membandingkan berbagai pilihan dalam satu platform.

Menurut Agung, keputusan itu dipengaruhi simulasi uang muka dan cicilan yang dinilai masih sesuai kemampuan finansial calon pembeli.

"Banyak customer awalnya mencari mobil bekas. Begitu melihat simulasi DP dan cicilan mobil baru ternyata masuk budget, akhirnya mereka beralih membeli mobil baru," jelasnya.

Baca Juga: Masuk Pasar Cirebon, OLXmobbi Andalkan Inspeksi dan Sertifikasi Kendaraan

Atas dasar itu, OLX kini menghadirkan kategori mobil baru sehingga pengguna dapat membandingkan mobil baru dan mobil bekas dalam satu platform.

"Dulu di OLX hanya ada mobil bekas. Sekarang sudah ada mobil baru sehingga konsumen bisa membandingkan keduanya sesuai kebutuhan dan anggaran," tutup Agung.

YANG LAINNYA