GridOto.com – BMW Group Indonesia belum berencana menaikkan harga jajaran produknya meski nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing terus berfluktuasi dalam beberapa waktu terakhir.
Hal tersebut disampaikan President Director BMW Group Indonesia, Peter 'Sunny' Medalla, saat ditemui di sela peluncuran tiga model terbaru BMW M di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Menurut Sunny, hingga saat ini BMW masih mempertahankan harga kendaraan yang dipasarkan di Indonesia dan belum ada penyesuaian yang dilakukan sepanjang tahun 2026.
"Untuk saat ini belum ada kenaikan harga tahun ini," ujar Sunny.
Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya evaluasi harga di masa mendatang.
Keputusan tersebut akan mempertimbangkan perkembangan nilai tukar yang berpengaruh terhadap biaya bisnis perusahaan.
"Kami akan mengevaluasi kembali dan melihat apakah memang diperlukan penyesuaian harga, terutama dengan mempertimbangkan perubahan nilai tukar mata uang saat ini," jelasnya.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, BMW juga mengaku belum melihat adanya perubahan perilaku konsumen yang memilih menunda pembelian kendaraan premium akibat potensi kenaikan harga.
Menurut Sunny, permintaan terhadap produk BMW di Indonesia masih menunjukkan tren positif.
Baca Juga: BMW Bawa M2 Naik Kelas di 2026, Hadir Pakai AWD dan Tenaga Lebih Galak