GridOto.com - Yes, selain dari kode ban bagian di interior mobil bekas ini bisa jadi tanda unit odometer reset lho.
Untuk mengelabui calon konsumen melihat bahwa jarak tempuh mobil masih rendah kerap kali pedagang mobil bekas nakal melakukan reset pada odometer.
Odometer reset mengurangi angka odometer panel instrumen secara manual sehingga jarak tempuh mobil terlihat rendah dari kondisi real.
"Bisa lihat bagian interior yang paling sering dipegang tapi hampir tidak pernah diganti, yaitu setir dan shift knob," terang Andy, pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Andy mencontohkan seperti mobil bekas produksi tahun 2018 dengan jarak tempuh normal sekitar 20.000 hingga 30.000 km.
Pada bagian lingkar setir bagian lekukan ibu jari mulai sedikit mengilap karena gesekan saat memutar setir.
"Begitu juga shift knob baik kulit, plastik, atau soft touch biasanya sudah mulai mengilap dan sedikit lengket," tutur Kode, panggilannya.
Patut dicurigai ketika km mobil bekas berkisar di 20.000 tetapi bagian ibu jari lingkar setir atau shift knob sudah pecah atau ngelotok.
Nah, berarti pemakaian mobil bekas incaran kalian itu sudah cukup tinggi kilometernya.
"Hampir tidak mungkin kalau sering dijemur bisa sampai ngelotok, minimal retak saja," ungkap Kode.
"Kalau kondisinya terlalu bagus atau seperti baru juga perlu dicurigai, kemungkinan sudah diganti atau retrim untuk mengelabui konsumen," tutup Kode.
Baca Juga: Segini Harga Mobil Bekas Mitsubishi Pajero Sport Tahun 2010 Di Musim Liburan