GridOto.com- Tekanan angin ban sering dianggap detail kecil dalam perawatan mobil.
Padahal pada mobil hybrid seperti Toyota Veloz Hybrid EV, kondisi ini ikut memengaruhi cara kerja sistem kendaraan secara keseluruhan.
Philardi Ogi, Head of Public Relation PT Toyota Astra Motor, menjelaskan:
"Tekanan angin ban yang kurang dari standar dapat berpengaruh pada efisiensi bahan bakar, stabilitas pengendalian, serta kenyamanan berkendara," jelasnya.
Saat tekanan ban kurang, permukaan ban yang menapak ke jalan menjadi lebih besar dari kondisi ideal.
Baca Juga: Cara Cek Kesehatan Baterai Toyota Veloz Hybrid di Bengkel Resmi
Hal ini membuat hambatan gulir meningkat dan mobil membutuhkan tenaga lebih besar untuk bergerak.
Pada mobil hybrid, kondisi ini ikut memengaruhi kerja sistem penggerak karena beban kerja jadi lebih berat dari seharusnya.
Akibatnya, sistem akan lebih sering mengaktifkan mesin untuk membantu pergerakan.
Dampaknya bisa terasa pada efisiensi bahan bakar yang menurun secara perlahan.
Selain itu, mobil juga bisa terasa lebih berat saat akselerasi awal.
Baca Juga: Lebih Dari 30 KM/L, Seirit Ini Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid
Stabilitas kendaraan pun bisa sedikit berubah terutama saat kecepatan tinggi.
Karena itu, tekanan angin ban tetap harus dicek secara rutin, bukan hanya saat terasa kurang nyaman.
Rekomendasi tekanan angin biasanya sudah tersedia di pilar pintu pengemudi.
Dengan tekanan yang sesuai standar, efisiensi dan kerja sistem hybrid bisa tetap optimal tanpa beban tambahan.